Perbedaan Antara Kambing dan Domba

Perbedaan antara kambing dan domba

Hewan apa yang memiliki tanduk dan hidup di sekitar kita? Pasti jawabannya adalah sapi, kambing dan domba. Nah, dalam artikel ini kita akan membahas perbedaan antara kambing dan domba. Kedua hewan tersebut merupakan hewan yang sudah didomestikasi oleh manusia dan sering dimanfaatkan bulu, susu, dan dagingnya.

Perbandingan Taxonomi
KambingDomba
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Artiodactyla Artiodactyla
Familia Bovidae Bovidae
Genus Capra Ovis
Spesies C. aegagrus O. aries
Subspesies C. a. hircus
Perbedaan
Baca Juga: Perbedaan Antara Tikus Hitam dan Tikus Coklat
  1. Domestikasi
    Kambing telah didomestikasi, paling tidak sekitar 10.000 tahun yang lalu. Sedangkan domestikasi domba sudah dilakukan sejak 11.000-9.000 SM di Mesopotamia.
  2. Ras
    Ada sekitar 300 ras kambing yang tersebar di seluruh dunia dan semuanya memiliki keunggulan masing-masing. Begitu juga dengan domba yang memiliki sekitar 200 ras.
  3. Bobot
    Setiap ras kambing memiliki berat yang spesifik, mulai dari 20-140 kg. Sedangkan bobot dari domba yaitu sekitar 45-160 kg (jantan) dan 45-100 kg (betina).
  4. Total Populasi
    Total populasi kambing di seluruh dunia mencapai 924 juta individu (tahun 2011). Sedangkan total populasi domba yaitu sekitar 1 miliar individu.
  5. Manfaat Bagi Manusia
    Umumnya kambing dimanfaatkan daging, susu, dan kulitnya. Sedangkan domba juga dimanfaatkan daging, susu, dan rambutnya (wol domba merupakan serat hewan yang paling banyak digunakan di dunia).
  6. Keunikan
    Kambing memiliki pupil berbentuk horizontal, karena irisnya yang terlihat pucat, pupil kambing yang kontras jauh terlihat jelas dibandingkan dengan hewan seperti sapi. Sedangkan seperti semua spesies dari genus ovis lainnya, domba memiliki kelenjar aroma tepat di depan mata mereka.
  7. Makanan
    Kambing dikenal sebagai hewan yang mau memakan apa saja, termasuk kaleng dan kardus, makanan utamanya adalah daun. Sedangkan makanan utama dari domba adalah rumput.
  8. Masa Hidup
    Masa hidup dari seekor kambing dapat mencapai sekitar 8-15 tahun. Sedangkan masa hidup dari domba berkisar dari 10-12 tahun (meski beberapa domba dapat hidup hingga umur 20 tahun).
  9. Masa Gestasi
    Masa gestasi dari kambing berlangsung sekitar 150 hari, dan akan melahirkan satu sampai tiga ekor anak. Sedangkan masa gestasi dari domba juga hampir serupa, yaitu sekitar 5 bulan.
  10. Cara Menyusui
    Tidak seperti domba, kambing akan menyusui anaknya dengan cara berbaring.
  11. Fakta Unik
    Kambing merupakan ternak yang paling penting bagi kebanyakan petani kecil di banyak negara. Sedangkan domba merupakan hewan mamalia pertama yang berhasil dikloning dari sel somatik dewasa.

Evolusi Berlaku Bagi Semua Makhluk Hidup

Evolusi Berlaku Bagi Semua Makhluk Hidup

Kalau kita melihat reaksi orang awam tentang teori evolusi, pasti hal pertama yang mereka pikirkan tentang teori evolusi adalah bahwa teori evolusi merupakan teori yang menyatakan bahwa manusia adalah keturunan monyet. Anda bisa melihat sendiri berbagai reaksi orang awam tentang evolusi di facebook, forum online, blog atau situs-situs lainnya.

Baca Juga: Benarkah Manusia Berevolusi Dari Monyet?

Ada orang awam yang menanggapi secara bijak, ada orang awam yang merasa jijik karena disamakan dengan hewan, dan ada orang awam yang bahkan membantah teori evolusi dengan berbagai argumen. Lebih jauh lagi, beberapa orang bahkan menulis sebuah artikel tentang "Bukti Manusia Bukan Keturunan Monyet" yang bertujuan untuk menolak mentah-mentah bahwa manusia adalah keturunan monyet.

Tapi apakah benar bahwa manusia adalah keturunan monyet? Tidak, monyet bukan moyang manusia, begitu juga sebaliknya. Miskonsepsi ini merupakan miskonsepsi yang paling terkenal, dan sering diulang-ulang dalam perdebatan antara orang yang pro-evolusi dan yang kontra-evolusi.

Terlepas dari evolusi manusia yang seringkali diperdebatkan (di kalangan orang awam). Sebenarnya, jika kita ingin mencari bukti evolusi, maka semua spesies yang kita ketahui di bumi ini bisa dijadikan bukti evolusi. Mulai dari bakteri, arkaea, dan eukarya, semuanya bisa dijadikan bukti evolusi. Bahkan virus sekalipun juga mengalami proses evolusi. Sederhananya, selama populasi makhluk hidup tersebut mampu bereproduksi, bermutasi, dan mengalami tekanan selektif, maka populasi makhluk hidup tersebut mengalami evolusi.

Baca Juga: Evolusi, Apanya Yang Berevolusi?

Seperti judul artikel ini "Evolusi Berlaku Bagi Semua Makhluk Hidup". Semua makhluk hidup mengalami evolusi, dan manusia adalah salah satu dari produk evolusi. Ayam, anjing, kucing, singa, bebek dan monyet, semuanya mengalami evolusi. Tapi kenapa hewan-hewan ini (monyet) tidak berevolusi menjadi manusia dan masih tetap ada di hutan? Karena manusia bukan tujuan akhir dari proses evolusi. Selama makhluk hidup tersebut masih mampu bereproduksi, maka makhluk hidup tersebut masih mengalami evolusi.

Semua makhluk hidup memiliki sejarah evolusinya masing-masing. Contohnya kelompok cetacea (paus dan lumba-lumba) yang merupakan keturunan dari mamalia darat (hidup sekitar jutaan tahun yang lalu). Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya rambut, paru-paru, kelenjar susu, plasenta, dan tungkai belakang (organ vestigial) pada paus dan lumba-lumba. Saat ini, subordo cetacea mencakup sekitar 80 spesies, dan dari 80 spesies tersebut, semuanya mengalami tekanan selektif yang berbeda-beda. Ada kelompok spesies cetacea yang mengembangkan balen untuk mencari makan berupa krill, dan ada juga kelompok spesies cetacea yang mengembangkan gigi tajam untuk mencari mangsa berupa anjing laut, ikan, dan paus lainnya.

Semua spesies mengembangkan berbagai kemampuan unik, yang mereka gunakan untuk mengatasi lingkungan yang mereka tinggali (adaptasi). Tapi ada satu hal yang menarik, meski tiap spesies memiliki keunikan tersendiri, namun semuanya dapat diklasifikasikan kedalam sistem hirarkis. Semisal, 80 spesies yang berada di subordo cetacea, semuanya memang memiliki keunikan tersendiri, tapi ke-80 spesies tersebut juga memiliki karakteristik umum yang dimiliki oleh semua anggota subordo cetacea.

Kenapa hewan cetacea yang hidup di laut tapi menggunakan paru-paru untuk bernapas? Kenapa hewan cetacea memiliki kelenjar susu, memiliki rambut, dan memiliki beberapa karakteristik dari hewan mamalia? Jika paus adalah hewan mamalia, kenapa paus memiliki bentuk tubuh yang mirip ikan?

Disinilah teori evolusi berperan (sebagai penjelasan). Kita berusaha mencari penjelasan-penjelasan dari pertanyaan-pertanyaan di atas dengan menggunakan bukti-bukti yang sudah kita ketahui. Dewasa ini, fakta bahwa kehidupan mengalami evolusi itu sama seperti fakta bahwa bumi mengelilingi matahari.

Anda Bertanya Evolusionis Menjawab

Anda Bertanya Evolusionis Menjawab
Anda Bertanya Evolusionis Menjawab

Preview E-Book Anda Bertanya Evolusionis Menjawab
  1. Apakah Manusia Berevolusi Dari Monyet?
    E-book ABEM - hal 1
  2. Bagaimana Proses Evolusi Berlangsung?
    Evolusi merupakan kombinasi dari 3 proses utama. Mutasi, reproduksi dan seleksi. Mutasi merupakan proses yang menghasilakan sifat baru (menguntungkan, netral dan merugikan). Reproduksi merupakan proses yang memperbanyak individu suatu spesies. Sedangkan seleksi merupakan proses yang menentukan individu mana yang bereproduksi dan mewarisi sifat ke generasi berikutnya.
  3. Hewan Apa Yang Paling Berkerabat Dengan Manusia?
    (1) Genus Pan: Simpanse dan Bonobo (2) Genus Gorilla: Gorila Barat dan Gorila Timur. (3) Genus Pongo: Orangutan Sumatera, Orangutan Tapanuli, dan Orangutan Kalimantan
  4. Apakah Evolusi Benar-benar Terjadi?
    Iya. Proses evolusi merupakan proses yang benar-benar terjadi dan bisa diamati di alam liar maupun di laboratorium. Seperti percobaan bakteri E. coli dan lalat Drosophila.
  5. Perbedaan Teori Evolusi dan Fakta Evolusi?
    Evolusi adalah fakta (mengacu pada proses evolusi). Sedangkan teori evolusi adalah penjelasan ilmiah mengenai proses evolusi.
  6. Apakah Manusia Adalah Hewan?
    Iya. Manusia adalah hewan. Hal ini didasarkan pada klasifikasi manusia dalam taksonomi. Manusia juga bisa disebut sebagai hewan chordata, hewan mamalia, hewan primata, kera dan kera besar.

Perbedaan Antara Unta Arab dan Llama

Perbedaan antara unta arab dan llama

Hewan yang paling berkerabat dekat dengan unta adalah llama. Sebagai kerabat terdekat unta, pastinya llama sangat mirip dengan unta dibandingkan dengan hewan lain. Kedua hewan tersebut juga memiliki perbedaan yang mencolok, apa saja perbedaannya? Mari simak artikel berikut ini.

Perbandingan Taxonomi
Unta ArabLlama
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Artiodactyla Artiodactyla
Familia Camelidae Camelidae
Genus Camelus Lama
Spesies C. dromedarius L. glama
Perbedaan
Baca Juga: Perbedaan Antara Serigala Abu-abu dan Coyote
  1. Jumlah Punuk
    Unta Arab hanya memiliki satu punuk. Sedangkan llama tidak memiliki punuk.
  2. Tinggi
    Unta Arab memiliki tinggi sekitar 1,8-2 meter (jantan) dan 1,7-1,9 meter (betina). Sedangkan tinggi dari llama dewasa yaitu sekitar 1,7-1,8 meter.
  3. Bobot
    Unta Arab jantan yang sudah dewasa dapat memiliki berat sekitar 400-600 kg, dan unta Arab betina memiliki berat sekitar 300-540 kg. Sedangkan berat dari llama hanya sekitar 130-200 kg.
  4. Perilaku Sosial
    Unta Arab merupakan hewan sosial, biasanya mereka ditemukan dalam sebuah kelompok yang terdiri dari 20 individu, dan dipimpin oleh pejantan dominan. Sedangkan llama juga merupakan hewan yang sangat sosial (hampir sama dengan unta Arab).
  5. Masa Gestasi
    Masa gestasi dari unta Arab berlangsung sekitar 15 bulan. Sedangkan masa gestasi dari llama hanya berlangsung sekitar 11,5 bulan.
  6. Jumlah Gigi
    Unta Arab memiliki 34 gigi. Sedangkan llama hanya memiliki gigi sekitar 32 gigi.
  7. Adaptasi di Lingkungan Kering
    Unta Arab memiliki punuk yang dapat menampung hingga 36 kg lemak, unta Arab juga mampu menutup lubang hidungnya sesuai keinginan, dan mereka mamapu mentolerir kehilangan air sekitar 30% dari tubuhnya, yang umumnya tidak mungkin dilakukan untuk mamalia lain. Sedangkan llama memiliki usus yang panjang, yang memungkinkan bagi llama untuk bertahan di lingkungan kering.
  8. Sanggama
    Unta Arab membutuhkan waktu sekitar 7-35 menit untuk melakukan sanggama. Sedangkan waktu bersanggama dari llama yaitu sekitar 20-45 menit.
  9. Kegunaan
    Unta Arab biasanya dijadikan alat transportasi dengan cara menungganginya. Sedangkan llama dijadikan alat transportasi sebagai pembawa barang-barang.
  10. Persebaran
    Unta Arab tersebar di negara Arab dan beberapa negara di benua Afrika. Sedangkan llama merupakan hewan yang berasal dari Amerika Selatan.

Perbedaan Antara Kelinci Eropa dan Terwelu Eropa

Perbedaan kelinci eropa dan terwelu eropa

Jika ada kelinci eropa, maka ada juga terwelu eropa. Kedua hewan ini memang sulit dibedakan, karena sama-sama imut (dan sama-sama memiliki embel-embel "eropa" di namanya). Namun ternyata di balik keimutannya, kedua hewan ini juga memiliki keunikan tersendiri yang membedakan satu sama lain.

Perbandingan Taxonomi
Kelinci EropaTerwelu Eropa
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Lagomorpha Lagomorpha
Familia Leporidae Leporidae
Genus Oryctolagus Lepus
Spesies O. cuniculus L. europaeus
Perbedaan
Baca Juga: Perbedaan Antara Monyet Rhesus dan Monyet Pemakan Kepiting
  1. Status Konservasi
    Status konservasi dari kelinci eropa adalah Near Threatened atau hampir mendekati terancam punah. Sedangkan status konservasi dari terwelu eropa adalah Least Concern atau paling tidak diperhatikan.
  2. Nama Lain
    Kelinci eropa juga dikenal sebagai koney. Sedangkan nama lain dari terwelu eropa adalah terwelu coklat.
  3. Persebaran Geografis
    Kelinci eropad dapat ditemukan di benua eropa dan Afrika bagian barat laut. Sedangkan terwelu eropa tersebar di beberapa negara eropa dan Asia.
  4. Anak
    Tidak seperti terwelu eropa, kelinci eropa yang baru dilahirkan memiliki mata yang tertutup dan tanpa bulu (articial).
  5. Subspesies
    Pada tahun 2005, ada sekitar 6 subspesies dari kelinci eropa yang telah diakui. Sedangkan terwelu eropa memiliki sekitar 16 subspesies yang telah diakui.
  6. Panjang
    Kelinci eropa yang sudah dewasa memiliki panjang sekitar 40 cm. Sedangkan terwelu eropa memiliki tubuh yang lebih panjang yaitu sekitar 60-75 cm.
  7. Panjang Telinga
    Kelinci eropa memiliki telinga dengan panjang sekitar 6,5-7,5 cm. Sedangkan telinga dari terwelu eropa memiliki panjang sekitar 9,4-11 cm.
  8. Perilaku
    Kelinci eropa biasanya ditemukan dalam sebuah kawanan yang tinggal di sistem lubang yang sama, yang biasanya diisi oleh 2-10 individu. Sedangkan terwelu eropa memiliki perilaku yang pemalu dan nokturnal.
  9. Makanan Utama
    Makanan utama dari kelinci eropa adalah rumput (terutama rumput yang bergizi). Sedangkan makanan utama dari terwelu eropa adalah rumput, rempah-rempah, tunas, kulit kayu dan tanaman lainnya.
  10. Masa Gestasi
    Masa gestasi dari kelinci eropa berlangsung sekitar 30 hari dan akan melahirkan anak dengan berat sekitar 30-35 gram. Sedangkan masa gestasi dari terwelu eropa adalah sekitar 41-42 hari dan akan melahirkan anak dengan berat sekitar 130 gram.
  11. Domestikasi
    Kelinci eropa merupakan satu-satunya spesies kelinci yang sudah didomestikasi, dan ada sekitar 305 ras kelinci di dunia merupakan keturunan dari kelinci eropa. Sedangkan terwelu eropa belum didomestikasi.

Perbedaan Antara Macan Dahan dan Kucing Ocelot

Perbedaan macan dahan dan kucing ocelot

Kali ini kita akan membahas perbedaan antara macan dahan dan kucing ocelot. Kalau kita lihat sekilas antara keduanya, pasti kita hanya akan menemui sedikit perbedaan, dan keduanya terlihat mirip karena memiliki corak di tubuhnya yang hampir sama.

Perbandingan Taxonomi
Macan DahanKucing Ocelot
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Carnivora Carnivora
Familia Felidae Felidae
Genus Neofelis Leopardus
Spesies N. nebulosa L. pardalis
Perbedaan
Baca Juga: Perbedaan Antara Tikus Hitam dan Tikus Coklat
  1. Status Konservasi
    Status konservasi dari kucing dahan adalah Vulnerable atau rentan. Sedangkan status konservasi dari kucing ocelot adalah Least Concern atau paling tidak diperhatikan.
  2. Persebaran
    Macan dahan merupakan spesies kucing yang berasal dari pegunungan Himalaya, sekarang mereka tersebar di beberapa negara Asia Tenggara dan Cina. Sedangkan kucing ocelot merupkan kucing yang berasal dari benua Amerika, mereka tersebar di Amerika Serikat bagian barat daya, Meksiko, Amerika Tengah, dan sebagian besar Amerika Selatan.
  3. Total Populasi
    Diperkirakan total populasi dari macan dahan di seluruh persebarannya tidak lebih dari 10.000 individu. Sedangkan total populasi dari kucing ocelot mencapai sekitar 40.000 individu.
  4. Kerabat Dekat
    Kerabat terdekat macan dahan adalah macan dahan sunda, lalu disusul dengan panthera. Sedangkan kerabat terdekat dari kucing ocelot adalah kucing margay.
  5. Bobot Tubuh
    Macan dahan memiliki berat sekitar 11,5-23 kg. Sedangkan kucing ocelot memiliki berat yang sedikit lebih ringan, yaitu sekitar 7-15,5 kg.
  6. Panjang
    Macan dahan memiliki panjang (kepala-badan) sekitar 68,6-94 cm. Sedangkan panjang dari kucing ocelot yaitu sekitar 55-100 cm.
  7. Ekor
    Macan dahan memiliki ekor dengan pola warna yang khas, dengan panjang sekitar 61-82 cm. Sedangkan ekor kucing ocelot hanya memiliki panjang sekitar 25,5-41 cm.
  8. Mangsa Utama
    Mangsa utama dari macan dahan biasanya adalah monyet selatan, babi rusa, kukang, landak, trenggiling, dan tupai. Sedangkan mangsa utama dari kucing ocelot adalah armadillo, oposum, hewan pengerat, kelinci, ikan dan reptil.
  9. Masa Gestasi
    Masa gestasi dari macan dahan berlangsung sekitar 93 hari, dan akan melahirkan satu sampai lima ekor anak. Sedangkan masa gestasi dari kucing ocelot berlangsung sekitar 79-83 hari, dan akan melahirkan sekitar satu sampai tiga ekor anak.
  10. Anak
    Anak macan dahan yang baru lahir memiliki berat sekitar 140-280 gram, dan akan membuka matanya pada usia 10 hari. Sedangkan anak kucing ocelot yang baru lahir memiliki berat sekitar 200-340 gram, dan akan membuka matanya pada usia 15-18 hari.
  11. Masa Hidup di Penangkaran
    Di penangkaran, macan dahan dapat hidup hingga umur 11 tahun. Sedangkan kucing ocelot dapat hidup hingga usia 20 tahun.

Perbedaan Antara Rakun dan Anjing Rakun

Perbedaan antara rakun dan anjing rakun

Rakun, hewan yang terkenal karena memiliki wajah yang mirip "pencuri" dengan warna hitam di sekitar mata ini ternyata juga memiliki kembaran. Kembarannya adalah anjing rakun, keduanya memiliki wajah yang hampir mirip. Lalu, apa perbedaan antara keduanya? Simak berikut ini.

Perbandingan Taxonomi

RakunAnjing Rakun
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Carnivora Carnivora
Familia Procyonidae Canidae
Genus Procyon Nyctereutes
Spesies P. lotor N. procyonoides

Perbedaan Nama, Morfologi, Tingkah Laku dan Habitat

Baca Juga: Perbedaan Hewan Berkuku Ganjil dan Hewan Berkuku Genap

Persebaran
Rakun merupakan hewan mamalia yang berasal dari Amerika Utara, dan sekarang juga tersebar di Eropa dan Jepang. Sedangkan anjing rakun merupakan hewan mamalia yang berasal dari Asia Timur, dan sekarang mereka juga tersebar di beberapa negara di Eropa.

Panjang Tubuh
Rakun memiliki panjang sekitar 40-70 cm (diukur dai kepala sampai badan). Sedangkan anjing rakun memiliki tubuh yang lebih pendek, yaitu sekitar 33-53 cm.

Bobot
Rakun dewasa dapat memiliki bobot sekitar 5-26 kg. Sedangkan anjing rakun memiliki bobot sekitar 3-7 kg.

Warna Bulu
Rakun memiliki bulu yang berwarna abu-abu dan hitam. Sedangkan anjing rakun memiliki bulu yang berbeda pada tiap musimnya, di musim dingin, anjing rakun memiliki bulu lebat dengan warna biru kehijauan dan kecoklatan dan di musim panas, anjing rakun memiliki bulu dengan warna yang lebih cerah dan coklat.

Masa Gestasi
Masa gestasi dari rakun berlangsung sekitar 65 hari, dan akan melahirkan sebanyak 2-5 ekor anak. Sedangkan masa gestasi dari anjing rakun berlangsung sekitar 61-70 hari, dan akan melahirkan sebanyak 6-16 ekor anak.

Rentang Hidup
Rakun memiliki rentang hidup sekitar 20 tahun (di penangkaran) dan 1,8-3,1 tahun (di alam liar). Sedangkan rentang hidup dari anjing rakun yaitu sekitar 11 tahun (di penangkaran) dan 6-7 tahun (di alam liar).

Subspesies
Ada sekitar 22 subspesies dari rakun yang telah diakui. Sedangkan anjing rakun memiliki sekitar 5 subspesies yang telah diakui.

Anak
Anak rakun yang baru lahir memiliki berat sekitar 60-70 gram, dengan panjang sekitar 10 cm. Sedangkan anak anjing rakun yang baru lahir memiliki berat sekitar 60-110 gram.

Ekor
Ekor rakun memiliki panjang sekitar 20-40 cm dengan lingkaran-lingkaran berwarna hitam. Sedangkan ekor anjing rakun memiliki panjang sekitar 12-18 cm, dengan warna yang mulus.