23 Fakta Unik Monyet Kapuchin

Fakta unik tentang monyet kapuchin

Monyet Kapuchin Kepala Putih / White-headed capuchin (Cebus capucinus)

Semua orang pasti tahu tentang monyet, namun nama "monyet" sendiri merupakan istilah yang mengacu pada banyak spesies primata. Salah satunya adalah monyet kapuchin, monyet kapuchin ini merupakan monyet yang berasal dari benua Amerika.

1. Monyet kapuchin (mengacu pada kapuchin kepala putih) diklasifikasikan kedalam kingdom animalia, filum chordata, kelas mamalia, ordo primata, subordo haplorhini, infraordo simiiforemes, famili cebidae, dan genus Cebus.

2. Status konservasi dari monyet kapuchin adalah Least Concern atau paling tidak diperhatikan.

3. Monyet kapuchin memiliki peran yang penting di ekosistemnya, dikarenakan monyet kapuchin membantu menyebarkan biji dan serbuk sari.

4. Dalam beberapa tahun terakhir, monyet kapuchin menjadi populer di media-media Amerika Utara (khususnya dalam film Pirates of the Caribbean)

5. Monyet kapuchin merupakan monyet yang berukuran sedang, dengan berat sekitar 3,9 kg.

6. Monyet kapuchin memiliki warna bulu yang sebagian besar hitam, namun di bagian wajah berwarna putih dengan wajah yang berwarna merah muda.

7. Ekor monyet kapuchin dapat digunakan untuk memegang benda atau ranting.

8. Monyet kapuchin biasanya ditemukan dalam sebuah kawanan yang terdiri dari 20 individu.

9. Monyet kapuchin merupakan salah satu dari monyet yang berumur panjang. Umur maksimalnya adalah 54 tahun.

10. Panjang monyet kapuchin yaitu sekitar 13,2-17,8 inchi (diukur dari kepala sampai badan).

Baca Juga: 20 Fakta Unik Tikus Tanah Telanjang

11. Sedangkan ekor monyet kapuchin lebih panjang dari tubuhnya, yaitu sekitar 21,7 inchi.

12. Monyet kapuchin juga menunjukkan dimorfisme seksual, dengan pejantan yang 27% lebih besar dari betina.

13. Otak monyet kapuchin memiliki berat sekitar 79,2 gram, lebih besar dari beberapa spesies monyet yang memiliki tubuh lebh besar, seperti monyet howler.

14. Monyet kapuchin merupakan hewan diurnal (aktif di siang hari) dan arboreal (hidup di pepohonan). Namun, monyet kapuchin ini merupakan moyet yang paling terestrial dari semua monyet dunia baru (Amerika).

15. Pejantan monyet kapuchin biasanya akan bekerja sama dengan pejantan lain untuk mengusir predator potensial, atau pejantan dari kelompok lain.

16. Monyet kapuchin biasanya akan melakukan perjalanan sekitar 1-3 km setiap harinya.

17. Monyet kapuchin merupakan hewan omnivora, makanan utama mereka adalah buah dan serangga.

18. Monyet kapuchin ini dianggap sebagai spesies monyet dunia baru yang paling cerdas.

19. Monyet kapuchin menggunakan sistem kawin poligami (pejantan dapat kawin dengan banyak betina).

20. Ada bukti yang menunjukkan bahwa pejantan dominan dari spesies ini biasanya menghindari kawin dengan anak perempuannya sendiri (sesuatu yang jarang terjadi pada monyet dunia baru)).

Baca Juga: 17 Fakta Unik Tikus Hitam

21. Monyet kapuchin melakukan senggama sekitar 2 menit.

22. Masa gestasi berlangsung sekitar 5-6 bulan dan akan melahirkan satu atau dua ekor anak.

23. Monyet kapuchin dapat ditemuakn di sebagian besar Amerika Tengah dan sebagian kecil Amerika Selatan.

16 Fakta Unik Kukang Sunda

Fakta unik tentang kukang sunda

Kukang Sunda / Sunda Slow Loris (Nycticebus coucang)

Setelah membahas kukang kerdil, kali ini kita akan membahas tentang kukang sunda. Kukang sunda merupakan salah satu spesies kukang yang memiliki keunikan tersendiri.

1. Kukang sunda diklasifikasikan kedalam kingdom animalia, filum chordata, kelas mamalia, ordo primata, subordo strepsirrhini, famili lorisidae, dan genus Nycticebus.

2. Status konservasi dari kukang sunda adalah Vulnerable atau rentan.

3. Persebaran geografis dari kukang sunda mencakup Indonesia, Malaysia barat, Thailand selatan dan Singapura.

4. Kukang sunda memiliki panjang sekitar 27-38 cm (diukur dari kepala sampai ke ekor).

5. Kukang sunda memiliki berat sekitar 599-685 gram.

6. Kukang sunda dicirikan dengan hidung (khas kukang), kepala bulat, telinga kecil yang tersembunyi diantara bulu tebal, wajah datar, mata besar dan ekor vestigial.

7. Kukang sunda merupakan hewan nokturnal (aktif di malam hari) dan arboreal (hidup di pepohonan).

8. Makanan utama kukang sunda adalah getah pohon, bunga, nektar, buah dan hewan arthropoda.

9. Kukang sunda merupakan hewan yang soliter. Bahkan hanya 8% waktu aktifnya yang dihabiskan untuk berinteraksi dengan individu lain.

10. Masa gestasi dari kukang sunda yaitu sekitar 192 hari, dan akan melahirkan satu ekor anak.

Baca Juga: 23 Fakta Unik Sapi

11. Kukang sunda memiliki 50 kromosom, dengan ukuran genom sekitar 3,58 pg.

12. Kukang sunda memiliki bulu berwarna coklat muda sampai coklat kemerahan.

13. Kukang sunda tidak menunjukkan dimorfisme seksual yang signifikan.

14. Kukang sunda mencapai kematangan seksual pada usia 18-24 bulan (betina) dan 17 bulan (jantan).

15. Kukang sunda dapat ditemukan di hutan hujan tropis.

16. Kukang sunda yang dijual biasanya akan dicabut giginya agar si pelihara tidak tergigit.

19 Fakta Unik Sifaka Halus

Fakta unik tentang sifaka halus

Sifaka Halus / Silky Sifaka (Propithecus candidus)

Setelah beberapa hari yang lalu kita telah membahas tentang lemur berekor cincin, kali ini kita kita akan membahas spesies lemur lain yang dikenal sebagai sifaka halus.

1. Sifaka halus diklasifikasikan kedalam kingdom animalia, filum chordata, kelas mamalia, ordo primata, subordo strepsirrhini, famili indriidae, dan genus Propithecus.

2. Status konservasi dari sifaka halus adalah Critically Endangered atau sangat terancam punah.

3. Sifaka halus dicirikan dengan bulu yang panjang, halus dan berwarna putih.

4. Sifaka halus memiliki rentang geografis yang sangat terbatas, hanya bisa ditemui di pulau Madagaskar bagian timur laut (dengan nama lokal simpona).

5. Sifaka halus merupakan salah satu dari mamalia paling langka di dunia, dan masuk dalam 25 primata paling terancam punah di dunia.

6. Sifaka halus memiliki struktur sosial yang bervariasi, dan hidup dalam kelompok yang terdiri dari dua hingga sembilan individu.

7. Makanan utama sifaka halus adalah daun, biji-bijian, buah, dan bunga.

8. Sifaka halus dari berbagai usia atau jenis kelamin (asalkan dari kelompok yang sama), biasanya akan merawat anak yang bukan keturunannya.

9. Sifaka halus cenderung ditemuakan pada ketinggian dataran yang lebih tinggi dari spesies sifaka lainnya.

10. Sifaka halus memiliki panjang sekitar 48-54 cm (diukur dari kepala sampai ke badan).

Baca Juga: 23 Fakta Unik Sapi

11. Sedangkan ekor dari sifaka halus memiliki panjang sekitar 45-51 cm (sedikit lebih pendek dari badannya).

12. Sifaka halus memiliki berat sekitar 5-6,5 kg.

13. Meski sifaka halus dikenal memiliki warna putih, namun tidak semua individu sepenuhnya berwarna putih.

14. Meskipun sifaka halus merupakan hewan arboreal, namun bermain di tanah juga sering terjadi (bahkan di kalangan dewasa).

15. Musim kawin dari spesies sifaka halus terjadi antara bulan Desember dan Januari.

16. Masa gestasi dari sifaka halus terjadi sekitar 6 bulan, dan akan melahirkan sekitar satu ekor anak.

17. Anak sifaka halus awalnya melekat di dada induk mereka (selama 4 bulan), lalu akan beralih ke punggung.

18. Predator alami dari sifaka halus adalah fossa (karnivora mirip kucing yang hanya ditemui di Madagaskar).

19. Ukuran populasi dari sifaka halus berkisar antara 100-1000 individu.

16 Fakta Unik Kukang Kerdil

Fakta unik tentang kukang kerdil

Kukang Kerdil / Pygmy Slow Loris (Nycticebus pygmaeus)

Kukang yang akan kita bahas ini berbeda dengan kungkang, kalau dalam bahasa inggrisnya kukang ini disebut Loris sedangkan kungkang disebut sebagai Sloth. Dalam artikel ini kita akan membahas tentang kukang kerdil.

1. Kukang kerdil diklasifikasikan kedalam kingdom animalia, filum chordata, kelas mamalia, ordo primata, subordo strepsirhini, famili lorisidae, dan genus Nycticebus.

2. Status konservasi dari kukang kerdil adalah Vulnerable atau rentan.

3. Kukang kerdil dapat ditemukan di beberapa negara Asia Tenggara, seperti Laos, Vietnam, dan Kamboja. Serta dapat ditemukan di negara China bagian selatan.

4. Kukang kerdil merupakan hewan nokturnal (aktif di malam hari) dan arboreal (hidup di pepohonan), mereka mencari mangsa dengan cara merangkak di cabang pepohonan.

5. Tidak seperti primata lainnya, kukang kerdil tidak melakukan lompatan untuk berpindah dari satu pohon ke pohon lain.

6. Kukang kerdil memiliki panjang sekitar 19-23 cm dengan ekor yang sangat pendek (1,8 cm).

7. Berat kukang kerdil hanya mencapai 450 gram.

8. Makanan utama dari kukang kerdil adalah buah-buahan, serangga, fauna kecil, getah pohon, dan nektar.

9. Kukang kerdil memiliki gigitan yang beracun. Racun ini didapatkan oleh kukang kerdil dengan cara menjilati sikunya sendiri.

10. Kukang kerdil akan bereproduksi sekitar 12-18 bulan sekali, dengan masa gestasi sekitar 6 bulan, dan akan melahirkan satu/dua ekor anak.

Baca Juga: 23 Fakta Unik Bison

11. Kukang kerdil mencapai kematangan seksual pada usia 16 bulan (betina) dan 18 bulan (jantan).

12. Kukang kerdil tidak menunjukkan dimorfisme seksual yang signifikan antara dua jenis kelamin.

13. Kukang kerdil dapat hidup hingga 20 tahun.

14. Kukang kerdil biasanya ditemukan di hutan semi-hijau, hutan sekunder, dan hutan gugur campuran.

15. Kukang kerdil biasanya diburu untuk dimanfaatkan khasiatnya (untuk obat), meski hal ini tidak masuk akal.

16. Anak kukang kerdil akan disapih pada usia 24 minggu.

20 Fakta Unik Lemur Tikus Abu-abu

Fakta unik lemur tikus abu-abu

Lemur Tikus Abu-abu / Gray Mouse Lemur (Microcebus murinus)

Jika sebelumnya kita telah membahas tentang lemur ekor cincin, kali ini kita akan membahas tentang lemur tikus abu-abu. Spesies lemur ini merupakan salah satu dari primata terkecil di dunia. Karena ukurannya itulah, lemur ini dinamai sebagai lemur tikus abu-abu.

1. Lemur tikus abu-abu diklasifikasikan kedalam kingdom animalia, filum chordata, kelas mamalia, ordo primata, subordo strepsirrhini, famili cherogaleidae, dan genus Microcebus.

2. Status konservasi dari Lemur tikus abu-abu adalah Least Concern atau paling tidak diperhatikan.

3. Seperti spesies lemur lainnya, lemur tikus abu-abu juga merupakan hewan endemik di pulau Madagaskar. Terutama dibagian barat pulau tersebut.

4. Lemur tikus abu-abu memiliki berat sekitar 58-67 gram.

5. Seperti semua spesies lemur tikus lainnya, lemur tikus abu-abu juga merupakan hewan nokturnal (aktif di malam hari) dan arboreal (hidup di pepohonan).

6. Dalam beberapa kasus, lemur tikus abu-abu mampu melakukan hibernasi, sesuatu yang tidak biasa bagi primata.

7. Makanan utama lemur tikus abu-abu adalah buah, serangga, bunga, dan nektar.

8. Di alam liar, predator utama dari lemur tikus abu-abu adalah burung hantu, ular, dan predator mamalia endemik.

9. Masa gestasi dari lemur tikus abu-abu adalah sekitar 60 hari, dan akan melahirkan satu sampai dua ekor anak.

10. Berdasarkan analisis filogenetik, kerabat terdekat lemur tikus abu-abu adalah lemur tikus merah abu-abu (M. griseorufus).

Baca Juga: 25 Fakta Unik Rakun

11. Panjang lemur tikus abu-abu yaitu sekitar 12-14 cm (kepala-badan), dengan panjang ekor sekitar 13-14,5 cm.

12. Lemur tikus abu-abu memiliki 66 kromosom, dengan ukuran genom sekitar 3,12 piktogram (pg).

13. Lemur tikus biasanya terlihat pada cabang pohon yang diameternya kurang dari 5 cm.

14. Tikus lemur abu-abu betina biasanya akan berkumpul di sarang yang sama (sekitar 15 individu).

15. Karena karakteristiknya yang mungkin mirip dengan leluhur lemur atau leluhur primata. Lemur tikus abu-abu dijadikan organisme model untuk mempelajari evolusi lemur dan primata.

16. Saat mencari makan, lemur tikus abu-abu merupakan hewan soliter, namun pada saat di sarang, lemur tikus abu-abu merupakan hewan sosial.

17. Vokalisasi dan aroma merupakan mode komunikasi utama pada spesies lemur tikus abu-abu.

18. Selama musim kawin, ukuran testis pejantan lemur tikus abu-abu meningkat secara signifikan.

19. Anak lemur tikus yang baru lahir memiliki berat sekitar 5 gram. Anak akan disapih pada usia 2 bulan dan mencapai kematangan seksual pada umur 10-29 bulan (betina) dan 7-19 bulan (jantan).

20. Di alam liar, masa hidup tikus lemur abu-abu tidak lebih dari 5 tahun.