Perbedaan Antara Gajah Laut Selatan dan Walrus

Perbedaan gajah laut selatan dan walrus

Ada banyak spesies pinnipedia (karnivora yang hidup di air). Hewan-hewan tersebut merupakan hewan semiakuatik, artinya hewan yang hidup di laut dan berkembang biak di daratan. Hal ini berbeda dengan hewan-hewan dari kelompok cetacea yang sepenuhnya akuatik (sepenuhnya hidup di laut). Diantara spesies pinnipedia, ada spesies yang terbesar, yaitu gajah laut selatan. Nah, dalam artikel ini kita akan membahas perbedaan antara gajah laut selatan dan walrus.

Perbandingan Taxonomi
Gajah Laut SelatanWalrus
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Carnivora Carnivora
Familia Phocidae Odobenidae
Genus Mirounga Odobenus
Spesies M. leonina O. rosmarus
Perbedaan
Baca Juga: Perbedaan Antara Hewan Berkuku Ganjil dan Hewan Berkuku Genap
  1. Persebaran Habitat
    Populasi gajah laut selatan tersebar di wilayah Antartika. Sedangkan walrus berada di bumi bagian utara, yaitu di Samudera Artik dan laut subartik.
  2. Ukuran
    Gajah laut selatan merupakan anggota terbesar dari klade pinnipedia dan ordo carnivora. Serta merupakan mamalia laut terbesar (non-cetacea). Sedangkan walrus merupakan pinnipedia terbesar ketiga. Jika dibandingkan, bobot gajah laut selatan itu dua kali lipat dari bobot walrus.
  3. Keunikan
    Seperti halnya gajah, gajah laut selatan juga memiliki belalai yang berukuran besar, yang berfungsi untuk membuat raungan (terutama selama musim kawin). Sedangkan ciri khas dari walrus adalah gadingnya yang panjang, yang panjangnya dapat mencapai sekitar 1 meter dengan berat hingga 5,4 kg.
  4. Dimorfisme Seksual
    Gajah laut selatan menunjukkan dimorfisme seksual yang cukup signigikan dari semua mamalia, dengan pejantan yang 5-6 kali lebih berat daripada betina. Sedangkan walrus menunjukkan dimorfisme yang cukup sedang, dengna pejantan yang sedikit lebih besar dan memiliki gading yang lebih panjang.
  5. Bobot
    Gajah laut selatan betina memiliki berat sekitar 400-900 kg, dan yang pejantan memiliki berat sekitar 2,200-4.000 kg. Sedangkan walrus jantan memiliki berat sekitar 2.000 kg.
  6. Sosial
    Gajah laut selatan jantan yang dominan biasanya memiliki harem dengan sejumlah lusinan betina. Sedangkan walrus merupakan hewan sosial, yang biasanya ditemukan dalam kelompok hingga ribuan individu.
  7. Anak Yang Baru Lahir
    Anak gajah laut selatan yang baru lahir memiliki berat sekitar 40 kg. Sedangkan anak walrus yang baru lahir hanya memiliki bobot sekitar 5,4 kg dengan panjang sekitar 1 meter.
  8. Makanan Utama
    Makanan utama dari gajah laut selatan adalah cumi-cumi dan ikan. Sedangkan makanan utama dari walrus adalah hewan-hewan moluska, seperti kerang.
  9. Penyelaman
    Gajah laut selatan mampu menyelam hingga kedalaman 2.133 m, dan merupakan mamalia non-cetacea yang melakukan penyelaman terdalam. Sedangkan walrus hanya mampu menyelam hingga kedalaman 80 meter.
  10. Predator Utama
    Predator utama dari gajah laut selatan adalah paus orca, macan tutul laut, dan hiu. Sedangkan predator utama dari walrus adalah beruang kutub dan paus orca.

Perbedaan Antara Marmut dan Tikus Rumah

Perbedaan marmut dan tikus rumah

Pernah memelihara marmut? Jika pernah, pasti Anda juga pernah merasakan rasanya memelihara super imut tersebut. Selain imut, cara memelihara dan merawat marmut juga lumayan mudah. Tapi, apakah pernah terlintas dalam pikiran Anda "apasih perbedaan antara marmut dan tikus?". Iya tikus, hewan yang kebanyakan di benci oleh orang-orang, hewan yang mungkin bertolak belakang dengan marmut. Dalam artikel ini kita akan membahas perbedaan antara marmut dan tikus (khususnya tikus rumah).

Perbandingan Taxonomi
MarmutTikus Rumah
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Rodentia Rodentia
Familia Caviidae Muridae
Genus Cavia Mus
Spesies C. porcellus M. musculus
Perbedaan
Baca Juga: Perbedaan Antara Tikus Hitam dan Tikus Coklat
  1. 1. Domestikasi
    Status konservasi dari marmut adalah Domesticated atau telah didomestikasi. Sedangkan tikus rumah masih merupakan hewan liar yang hidup di lingkungan manusia.
  2. 2. Dikenal Sebagai
    Dalam masyarakat barat, marmut telah dikenal sebagai hewan peliharaan rumah tangga (dan populer di seluruh dunia). Sedangkan tikus rumah dikenal sebagai model organisme dalam penelitian biologi dan kedokteran, juga sebagai pengganggu di lingkungan rumah.
  3. 3. Bobot
    Umumnya marmut memiliki berat sekitar 700-1.200 gram. Sedangkan tikus rumah memiliki berat sekitar 40-45 gram.
  4. 4. Panjang
    Marmut dewasa biasanya memiliki panjang sekitar 20-25 cm. Sedangkan tikus rumah hanya memiliki panjang sekitar 5-10 cm.
  5. 5. Masa Hidup
    Marmut peliharaan dapat hidup hingga umur 5-8 tahun. Sedangkan tikus rumah hanya hidup kurang dari satu tahun di alam liar (faktor predasi dan terutama faktor manusia).
  6. 6. Interaksi Sosial
    Kadangkala marmut ikut berpartisipasi dalam perawatan sosial, seperti saling mempelai rambut satu sama lain. Marmut juga mempraktekan alloparental, dimana betina akan merawat anak dari betina lain. Sedangkan tikus rumah juga merupakan hewan sosial, namun tidak sesosial marmut.
  7. 7. Penglihatan
    Penglihatan marmut tidak sebagus manusia dalam hal jarak dan warna, tetapi marmut memiliki sudut pandang yang lebih luas (340 derajat). Sedangkan penglihatan tikus rumah pada dasarnya mirip dengan manusia, namun tikus adalah dicromat sedangkan manusia yaitu trichromat. Hal ini berarti tikus tidak melihat beberapa warna dalam spektrum visual manusia.
  8. 8. Alam Liar
    Marmut tidak dapat ditemukan secara alami di alam liar. Sedangkan tikus rumah memiliki jumlah yang melimpah di alam liar.
  9. 9. Makanan Utama
    Makanan utama dari marmut adalah rumput, mereka juga memiliki kolo yang lebih panjang dari kebanyakan hewan pengerat (termasuk tikus rumah). Sedangkan makanan utama dari tikus rumah adalah semua makanan yang terdapat di lingkungan rumah.
  10. 10. Kemampuan Mensintesis Vit C
    Seperti manusia, marmut tidak dapat mensintesis vitamin C mereka sendiri, dan harus mendapatkan vitamin ini dari makanan. Sedangkan tikus rumah itu mirip dengan mamalia pada umumnya, mampu mensintesis vitamin C mereka sendiri.
  11. 11. Kematangan Seksual
    Marmut dapat mencapai kematangan seksual hanya dalam waktu 3-5 minggu. Sedangkan tikus rumah mencapai kematangan pada usia 6 minggu (betina) dan 8 minggu (jantan).
  12. 12. Kelahiran
    Tidak seperti kebanyakan hewan pengerat yang melahirkan anak yang belum berkembang dengan baik (altrikal), marmut melahirkan anak yang sudah memiliki rambut, gigi, cakar, dan penglihatan. Sedangkan tikus rumah melahirkan anak yang altrikal.
  13. 13. Masa Gestasi
    Masa gestasi dari marmut berlangsung sekitar 59-72 hari, dan akan melahirkan 3 sampai 6 ekor anak. Sedangkan masa gestasi dari tikus rumah berlangsung sekitar 19-21 hari, dan akan melahirkan 3-14 ekor anak.
  14. 14. Spesies Invasif
    Marmut bukan merupakan spesies invasif, bahkan tidak cukup adaptif di alam liar. Sedangkan tikus rumah merupakan spesies invasif, yang biasanya memusnahkan spesies-spesies di lingkungan barunya.

Perbedaan Antara Marmut dan Hamster

Perbedaan Marmut dan Hamster

Pernah memelihara marmut? Pernah memelihara hamster? Kalau pernah, pasti Anda pernah merasakan betapa lembut dan imut kedua hewan tersebut. Karena sama-sama imut, dan sama-sama kecil, lalu apa saja sih perbedaan antara keduanya? Mari kita bahas bersama.

Perbandingan Taxonomi
MarmutHamster
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Rodentia Rodentia
Familia Caviidae Cricetidae
Subfamili Cricetinae
Genus Cavia
Spesies Cavia porcellus
Perbedaan
Baca Juga: Perbedaan Antara Serigala Abu-abu dan Coyote
  1. Penggunaan Nama
    Marmut merupakan nama umum yang mengacu pada spesies Cavia porcellus. Sedangkan hamster merupakan istilah yang mengacu pada 25 spesies yang diklasifikasikan kedalam 6 genus di dalam subfamili cricetinae.
  2. Manfaat Bagi Manusia
    Meski terlihat imut dan lucu, namun marmut juga merupakan makanan yang khas bagi penduduk di sekitar pegunungan Andes. Sedangkan hamster merupakan yang berguna bagi penelitian, karena mereka sering dijadikan hewan laboratorium.
  3. Sebagai Hewan Peliharaan
    Dalam masyarakat barat, marmut telah dikenal sebagai hewan peliharaan rumah tangga. Begitupula dengan hamster, dan hamster yang sering dijual dan dijadikan hewan peliharaan adalah hamster emas, dengan nama Mesocricetus auratus.
  4. Kemampuan
    Marmut dapat mempelajari jalur rumit untuk mencari makanan, dan dapat secara akurat mengingat jalur yang dipelajari selama berbulan-bulan. Sedangkan kemampuan hamster yang unik adalah hamster dapat menyimpan makanan di mulutnya (yang akan mereka bawa ke sarang), hamster juga memiliki pendengaran yang sensitif dan dapat mendengarkan suara pada frekuensi ultrasonic.
  5. Penglihatan
    Penglihatan marmut tidak sebagus manusia dalam hal jarak dan warna, tetapi marmut memiliki sudut pandang yang lebih luas (sekitar 340 derajat). Sedangkan hamster memiliki penglihatan yang buruk, mereka rabun dekat dan buta warna.
  6. Alam Liar
    Marmut tidak dapat ditemukan di alam liar. Sedangkan hamster yang hidup di alam liar biasanya hidup di lubang untuk melindungi dirinya dari predator.
  7. Kandang
    Memasukkan marmut kedalam kandang yang sama dengan hamster biasanya akan menimbulkan infeksi pada marmut.
  8. Makanan Utama
    Makanan utama dari marmut adalah rumput, oleh sebab itu mereka juga memiliki kolon yang lebih panjang dari kebanyakan hewan pengerat. Sedangkan makanan utama dari hamster adalah biji, buah, dan tumbuh-tumbuhan.
  9. Masa Gestasi
    Masa gestasi dari marmut berlangsung sekitar 59-72 hari, dan akan melahirkan 3 sampai 6 ekor anak. Sedangkan masa gestasi dari hamster berlangsung sekitar 2-13 ekor anak.

Perbedaan Antara Marmut dan Kelinci Eropa

Perbedaan marmut dan kelinci eropa

Marmut dan kelinci (eropa), keduanya merupakan hewan peliharaan yang populer. Keduanya juga sama-sama imut dan mudah diajak bermain. Secara pribadi, mungkin saya akan memilih marmut sebagai hewan peliharaan, karena lebih imut dan kecil. Lalu, selain ukuran yang jelas berbeda, apa saja sih perbedaan antara keduanya? Mari simak pembahasan berikut ini.

Perbandingan Taxonomi
MarmutKelinci Eropa
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Rodentia Lagomorpha
Familia Caviidae Leporidae
Genus Cavia Oryctolagus
Spesies C. porcellus O. cuniculus
Perbedaan
Baca Juga: Perbedaan Kudanil dan Kudanil Kerdil
  1. Status Konservasi
    Status konservasi dari marmut adalah Domesticated atau telah didomestikasi. Sedangkan status konservasi dari kelinci eropa adalah Near Threatened atau terancam punah (meski, kelinci domestik yang merupakan keturunan dari kelinci ini sekarang jumlahnya melimpah).
  2. Hal Unik
    Dalam masyarakat barat, marmut dikenal sebagai hewan peliharaan rumah tangga. Sedangkan kelinci eropa terkenal suka menggali lubang, bahkan menjadikannya sebagai kegiatan sehari-hari.
  3. Berat
    Umumnya marmut memiliki berat sekitar 700-1.200 gram. Sedangkan kelinci eropa memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dan memiliki berat sekitar 1.200-2.000 gram.
  4. Panjang
    Marmut dewasa biasanya memiliki panjang sekitar 20-25 cm. Sedangkan panjang dari kelinci eropa yaitu 40 cm.
  5. Kemampuan
    Marmut dapat mempelajari jalur rumit untuk mencari makanan, dan dapat secara akurat mengingat jalur yang telah dipelajari selama berbulan-bulan. Sedangkan kelinci eropa mampu menggali setiap harinya, dan akan tinggal di sistem lubang dengan jumlah sekitar 2-10 individu.
  6. Alam Liar
    Marmut tidak dapat ditemukans secara alami di alam liar, karena kemampuannya dalam bertahan hidup di alam liar memang telah berkurang setelah didomestikasi oleh manusia. Sedangkan kelinci eropa masih memiliki jumlah yang berlimpah di alam liar.
  7. Makanan Utama
    Makanan utama dari marmut adalah rumput, mereka juga memiliki kolon yang lebih panjang dari kebanyakan hewan pengerat. Sedangkan makanan utama dari kelinci eropa adalah rumput, wortel dan umbi lainnya.
  8. Kemampuan Mensintesis vitamin C
    Seperti manusia, marmut tidak dapat mensintesis vitamin C mereka sendiri, dan harus mendapatkan vitamin ini dari makanan. Sedangkan kelinci eropa, seperti kebanyakan mamalia, mereka mampu mensitesis vitamin C sendiri.
  9. Masa Gestasi
    Masa gestasi dari marmut berlangsung sekitar 59-72 hari, dan akan melahirkan 3-6 anak. Sedangkan masa gestasi dari kelinci eropa adalah sekitar 30-35 hari.
  10. Anak Yang Baru Lahir
    Tidak seperti kebanyakan hewan pengerat yang melahirkan anak altrikal (belum berkembang), marmut melahirkan anak yang sudah memiliki rambut, gigi, cakar, dan penglihatan. Sedangkan anak kelinci eropa yang baru lahir memiliki mata yang masih tertutup dan tanpa bulu.

Perbedaan Antara Serigala Abu-abu dan Rubah Merah

Perbedaan serigala abu-abu dan rubah merah

Kali ini kita akan membahas perbedaan antara subspesies canidae terbesar, yaitu serigala abu-abu dengan rubah terbesar, yaitu rubah merah. Keduanya memiliki rentang geografis yang tumpang tindih dan memiliki preferensi makanan yang sama, jadi keduanya memiliki kemiripan yang mencolok, namun ada perbedaannya (yang akan dibahas dalam artikel ini).

Perbandingan Taxonomi
Serigala Abu-abuRubah Merah
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Carnivora Carnivora
Familia Canidae Canidae
Genus Canis Vulpes
Spesies C. lupus V. vulpes
Subspesies C. l. lupus
Perbedaan
Baca Juga: Perbedaan Antara Serigala Abu-abu dan Coyote
  1. Ukuran
    Serigala abu-abu merupakan subspesies terbesar dari semua canidae. Sedangkan rubah merah merupakan spesies rubah terbesar.
  2. Berat
    Serigala abu-abu memiliki berat sekitar 43-45 kg (jantan) dan 36-38,5 kg (betina). Sedangkan rubah merah memiliki berat yang jauh lebih ringan, yaitu 2,2-14 kg (betina, 20% lebih ringan dari jantan).
  3. Bulu atau Rambut
    Seperti namanya, serigala abu-abu memiliki bulu yang panjang dan lebat dengan warna yang didominasi abu-abu. Sedangkan rubah merah memiliki bulu dengan warna merah keemasan (kadangkala juga putih dan hitam).
  4. Subspesies
    Ada sekitar 38 subspesies dari spesies Canis lupus. Sedangkan rubah merah memiliki sekitar 45 subspesies yang telah diakui.
  5. Rentang Geografis
    Persebaran serigala abu-abu mencakup dunia lama dan dunia baru (dan merupakan satu-satunya canis yang mencakup kedua benua tersebut). Sedangkan rubah merah tersebar di seluruh belahan bumi utara dari lingkar Arktik sampai Afrika Utara, Amerika Utara, dan Eurasia.
  6. Masa Hidup
    Umur maksimum dari serigala yaitu sekitar 16 tahun. Sedangkan umur maksimum dari rubah merah adalah sekitar 15 tahun (di penangkaran) dan 5 tahun (di alam liar).
  7. Panjang Tubuh dan Ekor
    Serigala abu-abu yang sudah dewasa memiliki panjang sekitar 134-170 cm. Sedangkan rubah merah memiliki ukuran yang jauh lebih kecil yaitu sekitar 30-55,5 cm.
  8. Tinggi
    Serigala abu-abu memiliki tinggi sekitar 80-85 cm (bahu). Sedangkan rubah merah memiliki tinggi sekitar 35-50 cm.
  9. Panjang Telinga
    Telinga serigala abu-abu memiliki panjang sekitar 90-110 mm. Sedangkan panjang dari telinga rubah merah yaitu sekitar 7,7-12,5 cm.
  10. Kemampuan Melompat
    Serigala abu-abu dapat melompat hingga 5 meter secara horizontal. Sedangkan rubah merah dapat melompat hingga ketinggian 2 meter secara vertikal.
  11. Teritorial
    Serigala abu-abu mempertahankan wilayahnya dari kelompok serigala lain dengan cara melolong dan menyerang langsung. Sedangkan rubah merah mengguankan air kencing untuk menandai wilayahnya.
  12. Anak
    Anak serigala abu-abu yang baru lahir memiliki berat sekitar 300-500 gram. Sedangkan rubah merah yang baru lahir hanya memiliki berat sekitar 56-110 gram.

Perbedaan Antara Rusa Kutub dan Rusa Muse

Perbedaan rusa kutub dan rusa muse

Pernah lihat Sinterklas menaiki kereta luncurnya? Ternyata yang menarik kereta miliki Sinterklas adalah rusa kutub. Nah, dalam artikel ini kita akan membahas perbedaan antara rusa kutub (yang biasanya menjadi penarik kereta Sinterklas) dan rusa muse, yang merupakan rusa terbesar di dunia.

Perbandingan Taxonomi
Rusa KutubRusa Muse
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Artiodactyla Artiodactyla
Familia Cervidae Cervidae
Genus Rangifer Alces
Spesies R. tarandus A. alces
Perbedaan
Baca Juga: Perbedaan Antara Tikus Hitam dan Tikus Coklat
  1. Persebaran Geografis
    Rusa kutub memiliki persebaran di daerah Arktik dan Subarktik. Sedangkan rusa muse tersebar di negara-negara seperti Kanada, Alaska, Rusia, dan negara-negara baltik.
  2. Tanduk
    Rusa kutub jantan dan betina mampu menumbuhkan tanduk setiap tahunnya (ukuran tanduk pejantan sedikit lebih besar dari tanduk betina). Tanduk rusa kutub terlihat seperti tanduk rusa pada umumnya. Sedangkan rusa muse jantan memiliki tanduk yang berbentuk tangan terbuka.
  3. Subspesies
    Ada sekitar 12 subspesies dari rusa kutub yang masih ada dan telah diakui. Sedangkan rusa muse hanya memiliki sekitar 8 subspesies.
  4. Ukuran
    Rusa kutub merupakan rusa terbesar kedua di dunia. Sedangkan rusa muse merupakan rusa terbesar dan terberat di dunia.
  5. Fungsi Tanduk
    Fungsi tanduk bagi kedua hewan ini adalah untuk memperebutkan pasangan. Pada rusa muse, tanduk akan dilepaskan setelah musim kawin, hal ini bertujuan untuk menghemat energi.
  6. Adaptasi di Lingkungan Dingin
    Rusa kutub memiliki kaki yang besar dengan kuku berbentuk bulan sabit, hal ini memudahkannya untuk berjalan di atas salju dan rawa-rawa. Sedangkan rusa muse memiliki hidung yang dilengkapi dengan bantalan lemak dan otot yang akan menutup lubang hidung pada saat hidung terkena air.
  7. Panjang Tubuh
    Rusa kutub memiliki panjang sekitar 120-214 cm (jantan) dan 167-205 cm (betina). Sedangkan panjang dari rusa muse yaitu sekitar 2,4-3,1 meter.
  8. Berat Tubuh
    Rusa kutub memiliki berat sekitarr 159-182 kg (jantan) dan 80-120 kg (betina). Sedangkan berat dari rusa muse dapat mencapai sekitar 280-700 kg (jantan) dan 200-490 kg (betina).
  9. Panjang Ekor
    Rusa kutub memiliki ekor dengan panjang sekitar 14-20 cm. Sedangkan rusa muse memiliki ekor yang lebih pendek, yaitu sekitar 5-12 cm.
  10. Gigi
    Rusa kutub memiliki gigi yang sama seperti rusa pada umumnya. Sedangkan rusa muse tidak memiliki gigi depan atas, namun memiliki 8 gigi seri yang berada di rahang bawah.
  11. Makanan Utama
    Makanan utama rusa kutub adalah lumut (di musim dingin) dan dedaunan hingga rumput. Sedangkan makanan utama dari rusa muse adalah vegetasi darat dan vegetasi akuatik.
  12. Sifat Sosial
    Rusa kutub merupakan hewan yang sosial. Sedangkan rusa muse merupakan hewan soliter, hal ini berbeda dengan rusa pada umumnya.
  13. Kemampuan Unik
    Rusa kutub merupakan satu-satunya hewan (selain beberapa gastropoda) yang memiliki enzim lichenase di perutnya. Sedangkan rusa muse tentu tidak memilikinya.
  14. Predator Utama
    Predator utama dari rusa kutub adalah serigala abu-abu. Sedangkan predator dari rusa muse adalah serigala abu-abu dan beruang coklat.

Perbedaan Antara Sapi dan Kambing

Perbedaan sapi dan kambing

Semua orang pasti tahu perbedaan antara sapi dan kambing, karena kedua hewan tersebut memang memiliki perbedaan yang cukup menonjol dan mudah untuk dibedakan satu sama lain. Namun penasarankah Anda mengenai perbedaan antara keduanya yang lebih mendetail? Jika iya, simak artikel berikut.

Perbandingan Taxonomi
SapiKambing
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Artiodactyla Artiodactyla
Familia Bovidae Bovidae
Genus Bos Capra
Spesies B. taurus C. aegagrus
Perbedaan
Baca Juga: Perbedaan Antara Hewan Berkuku Ganjil dan Hewan Berkuku Genap
  1. Total Populasi
    Pada tahun 2009, ada sekitar 1,4 miliar lebih sapi di dunia. Sedangkan total populasi dari kambing mencapai sekitar 924 juta individu (tahun 2011).
  2. Subspesies dan Ras
    Ada sekitar 3 subspesies sapi yang telah diakui. Sedangkan spesies kambing memiliki 300 ras yang masing-masing memiliki keunikan tersendiri.
  3. Kerabat Terdekat
    Kerabat terdekat dari sapi adalah banteng, gaur, dan yak. Sedangkan kerabat dekat dari kambing adalah domba. Keduanya dapat kawin silang dan menghasilkan keturunan mandul.
  4. Masa Gestasi
    Masa gestasi dari sapi berlangsung sekitar 9 bulan. Sedangkan masa gestasi dari kambing hanya berlangsung sekitar 150 hari, atau sekitar 5 bulan dan akan melahirkan sekitar satu sampai tiga ekor anak.
  5. Masa Hidup
    Umur sapi ternak dapat mencapai sekitar 25 tahun. Sedangkan umur kambing hanya mencapai sekitar 8-15 tahun.
  6. Bobot
    Bobot sapi dewasa umumnya dapat mencapai sekitar 753-1.090 kg. Sedangkan bobot dari kambing yang dewasa hanya mencapai sekitar 20-140 kg.
  7. Domestikasi
    Sapi telah didomestikasi sekitar 10.500 tahun yang lalu. Sedangkan kambing telah didomestikasi oleh manusia sekitar 10.000 tahun yang lalu.
  8. Jumlah Puting
    Sapi memiliki 4 puting susu. Sedangkan sapi hanya memiliki 2 puting susu.
  9. Bentuk Pupil
    Sapi memiliki bentuk pupil yang biasa, yang terlihat seperti hewan pada umumnya. Sedangkan kambing memiliki pupil yang berbentuk horizontal, dan terlihat jelas.
  10. Janggut
    Umumnya sapi tidak memiliki janggut. Sedangkan kambing jantan maupun betina, keduanya memiliki janggut.