Adakah Manusia Setinggi 30 Meter?

Raksasa, mungkin itulah sebutan untuk manusia-manusia yang tinggi dan besarnya melebihi manusia pada umumnya. Sebutan ini juga bergantung pada sejauh mana kita mendefinisikan apa itu raksasa. Berbadan besar, tinggi, dan kekar, mungkin itulah raksasa. Jika memang demikian, maka tidak ada yang perlu diragukan.
Namun, pernahkah Anda membaca berita atau artikel di web tertentu yang membahas bukti-bukti tentang adanya manusia raksasa setinggi 30 meter? Jika pernah, maka tepat sekali Anda membaca artikel ini. Dalam artikel ini kita akan membahas tentang keberadaan manusia setinggi 30 meter.

Data beberapa hewan untuk dibandingkan:

  • Paus biru (Balaenoptera musculus), habitat di laut, panjang sampai 33 meter, berat hingga 181 ton. (Hewan terbesar)
  • Gajah afrika (Loxodonta africana), habitat di darat, quadrupedal, tinggi hingga 4 m, berat hingga 6000 kg. (Hewan terbesar di darat yang masih hidup)
  • Gorilla (Gorilla gorilla), habitat di darat, berjalan dengan tangan menumpu, tinggi hingga 1,8 meter, berat hingga 157 kg. (Primata terbesar yang masih hidup)

Data diatas akan kita jadi acuan untuk menilai apakah memang benar ada manusia setinggi 30 meter atau tidak. Hewan-hewan tersebut sengaja saya pilih untuk dijadikan argumen yang bisa kita gunakan untuk meragukan keberadaan manusia setinggi 30 meter. Meragukan sesuatu itu bukan berarti menolak, yah. Kalau menolak maka saya harus memberikan bukti lebih dari itu.

Scuare Cube Law

Scuare cube law adalah prinsip matematika, diterapkan dalam berbagai bidang sains, yang menggambarkan hubungan antara volume dan daerah sebagai ukuran bentuk meningkat atau menurun. Prinsip ini menyatakan bahwa, karena bentuknya tumbuh dalam ukuran, volumenya tumbuh lebih cepat dari luas permukaannya.
Ini membantu menjelaskan berbagai fenomena, termasuk mengapa mamalia besar semacam gajah lebih membutuhkan waktu yang lebih sulit untuk mendinginkan diri daripada yang kecil seperti tikus, dan mengapa membangun gedung pencakar langit yang lebih tinggi itu sulit.
Berdasarkan scuare cube law, manusia dengan tinggi 30 meter, dipastikan akan ambruk. Iya, ambruk atau runtuh. Alasannya karena beban pada lutut terlalu besar. Bukan hanya itu yang jadi masalah, pembuluh darah, jantung, dan organ-organ tertentu mungkin akan jadi penghambat.
Kembali kedata-data yang sudah saya tulis diatas. Paus biru sebagai hewan terbesar itu masih wajar, karena habitatnya di laut, beban dalam air tentunya lebih ringan. Gajah afrika memiliki empat kaki yang membagi beban tubuhnya untuk digerakan. Gorilla mempunyai tangan sebagai tumpuan, dan gorilla hanya mencapai tinggi 1,8 m.
Jadi, kesimpulannya adalah bahwa manusia setinggi 30 meter itu belum bisa dibuktikan. Malah, bukti mengatakan sebaliknya. Namun jika Anda punya bukti, silahkan paparkan dikolom komentar yang sudah ada.
Sekian, dan terima kasih.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

6 komentar

Write komentar
July 3, 2017 at 3:40 AM delete

Kalo kuburan 12 meter ada gan

Reply
avatar
July 3, 2017 at 3:42 AM delete

Di daerah saya, talang keramat Di Palembang.

Reply
avatar
July 3, 2017 at 7:54 AM delete

Itukan hanya kuburannya gan, bukan tinggi badannya.

Reply
avatar
July 12, 2017 at 9:07 PM delete

berdasarkan yang pernah aku baca nih mas, ada duluu, jadi dulu itu ada juga manusia yang tingginya seperti itu, tapi gaktau mitos atau fakta

Reply
avatar
July 15, 2017 at 7:45 AM delete

Mitos atau tidaknya itu sih kembali kepada kepercayaan kita masing-masing mas. Tapi, yang kita tahu, hewan terbesar saja hanya hidup di laut karena masalah beban. Apalagi manusia tegak, langsung ambruk mas.

Reply
avatar