Teori Evolusi Adalah Pemikiran Ateis, Benarkah?

Teori evolusi adalah pemikiran ateis

Sering kali dalam berdebat evolusi-kreasi, orang yang menolak evolusi berargumen bahwa evolusi hanyalah pemikiran atheist. Atheist sendiri adalah ketidak percayaan terhadap eksistensi tuhan. Dalam hal ini orang yang menolak evolusi menganggap bahwa menerima evolusi itu sama dengan menolak adanya tuhan.

Teori Evolusi Itu Bukan Teori Atheist

Kesalah pahaman ini perlu diluruskan. Teori evolusi itu bukan teori atheist, melainkan teori sains. Teori evolusi juga masuk dalam cabang biologi, yaitu biologi evolusioner.

Apa yang dibantah evolusi adalah penciptaan makhluk hidup secara langsung, bukan eksistensi tuhan. Banyak juga orang beragama yang memahami dan menerima evolusi, ini terjadi karena mereka mampu memisahkan antara kepercayaan dan sains.

Kemungkinan adanya anggapan seperti ini yaitu karena teori evolusi sering digunakan oleh atheist untuk berdebat dengan theist. Apa itu theist? Apa itu atheist? Kenapa pembahasannya jadi rumit seperti ini yah?

Berikut Definisi Sederhananya:

Atheist = Orang yang tidak percaya akan keberadaan tuhan, dewa, dewi ataupun hal-hal yang tidak bisa dijelaskan secara ilmiah, mereka skeptis.
Theist = Orang yang meyakini adanya tuhan.
Evolusionist = Orang yang memahami dan menerima evolusi.
Creationism = Orang yang meyakini penciptaan.
Jadi, orang yang memahami dan menerima evolusi itu tidak pasti atheist. Atheist juga tidak semuanya paham akan teori evolusi.

Namun, apakah tuhan berperan dalam proses evolusi? Sebenarnya ini merupakan sesuatu yang pribadi (keyakinan), semua kembali pada diri Anda sendiri. Jika kita melihat penjelasan dari teori ini, memang tidak ada faktor tuhan sama sekali, karena tujuan utama teori evolusi adalah penjelasan seilmiah mungkin, penjelasan yang dapat dibuktikan dan diverifikasi.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »