12 Fakta Unik Lumba-lumba Berbintik Pantropis

Lumba-lumba berbintik

Lumba-lumba Bebintik Pantropis / Pantropical spotted dolphin (Stenella attenuata)

Lumba-lumba berbintik pantropis merupakan salah satu spesies lumba-lumba yang paling melimpah di seluruh dunia. Lumba-lumba ini juga merupakan kerabat dekat lumba-lumba spinner, mereka diklasifikasikan kedalam genus yang sama.

1. Lumba-lumba berbintik pantropis diklasifikasikan kedalam kingdom animalia, filum chordata, kelas mamalia, ordo artiodactyla, infraordo cetacea, famili delphinidae, dan genus Stenella.

2. Spesies ini pertama dideskripsikan oleh John Gray pada tahun 1846, pertamanya spesies ini diklasifikasikan sebagai satu spesies bersama dengan lumba-lumba berbintik atlantik. Namun dalam taksonomi modern, keduanya merupakan spesies terpisah.

3. Lumba-lumba berbintik pantropis ini memiliki banyak variasi ukuran dan warna. Pada letak geografis yang berbeda, memiliki variasi yang berbeda pula.

4. Lumba-lumba ini cenderung aktif dan sering melakukan lompatan-lompatan di laut.

5. Makanan lumba-lumba berbintik pantropis ini adalah ikan epipelagis, dan di beberapa tempat juga memakan krustasea dan sefalopoda.

6. Anak yang baru lahir memiliki panjang sekitar 80-90 cm.

7. Lumba-lumba berbintik dewasa dapat mencapai panjang 2,5 meter.

8. Sedangkan berat lumba-lumba berbintik dewasa adalah sekitar 120 kg.

9. Betina lumba-lumba ini mengalami kematangan seksual pada umur 10 tahun, sedangkan pejantan lebih lama, yaitu pada umur 12 tahun.

10. Lumba-lumba berbintik pantropis dapat ditemukan di hampir seluruh perairan tropis dan subtropis.

Baca Juga: 8 Fakta Unik Tentang Lumba-lumba Hektor

11. Populasi lumba-lumba ini mencapai lebih dari 3 juta diseluruh dunia.

12. Lumba-lumba ini cenderung berinteraksi dengan tuna, bukan untuk memakannya namun saling mencari mangsa yang sama.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »