15 Fakta Unik Lumba-lumba Bintik Atlantik

Lumba bintik atlantik

Lumba-lumba Bintik Atlantik / Atlantic Spotted Dolphin (Stenella frontalis)

Salah satu spesies dari genus Stenella, yang memiliki ciri khas berupa pola bintik-bintik di tubuhnya.

1. Lumba-lumba bintik atlantik diklasifikasikan kedalam kingdom animalia, filum chordata, kelas mamalia, ordo artiodactyla, infraordo cetacea, famili delphinidae, dan genus Stenella.

2. Lumba-lumba bintik atlantik pertama kali dideskripsikan oleh Cuvier pada tahun 1828.

3. Rich LeDux juga telah menerbitkan sebuah data yang menunjukkan bahwa spesies ini lebih berkerabat dengan spesies dari genus Tursiops dibandingkan dengan spesies Stenella lainnya.

4. Warna lumba-lumba ini sangat bervariasi pada umur yang yang berbeda. Biasanya saat lumba-lumba bintik sudah tua, tubuhnya memiliki pola tutul yang khas.

5. Bayi spesies ini yang baru lahir memiliki panjang sekitar 89-109 cm.

6. Saat sudah dewasa, lumba-lumba bintik dapat memiliki panjang maksimal yaitu 2,29 meter, dengan betina yang lebih panjang dari jantan.

7. Berat pejantan dari spesies ini sekitar 140 kg, lebih berat dari betina yang hanya sekitar 130 kg.

8. Dibandingkan dengan lumba-lumba bintik pantropis, lumba-lumba bintik atlantik ternyata lebih kuat.

9. Lumba-lumba bintik atlantik biasanya berkelompok dengan jumlah anggota sekitar 5-15 individu.

10. Masa gestasi spesies ini yaitu sekitar 11 bulan.

Baca Juga: 16 Fakta Unik Lumba-lumba Fraser

11. Anak akan diasuh ibunya sampai umur 5 tahun.

12. Lumba-lumba bintik atlantik dapat menyelam hingga kedalaman 60 m.

13. Lumba-lumba bintik juga dapat menyelam hingga waktu 10 menit.

14. Lumba-lumba bintik atlantik merupakan spesies endemik yang menghuni perairan beriklim tropis di samudera atlantik.

15. Perkiraan jumlah lumba-lumba ini yang ada di alam liar adalah sekitar 100.000 individu.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »