16 Fakta Unik Elang

Fakta unik elang

Elang / Eagle / Famili: Accipitridae

Burung elang, burung yang paling keren, mulai dari cara memangsa, bentuk tubuh, corak, dan cara terbang. Elang juga sering dijadikan logo atau lambang. Namun terlepas dari itu semua, elang memiliki keunikan tersendiri, seperti berikut.

1. Elang diklasifikasikan kedalam kingdom animalia, filum chordata, kelas aves, dan ordo accipitriformes.

2. Elang merupakan burung pemangsa dari famili acciptridae.

3. Elang adalah burung pemangsa yang memiliki bentuk tubuh besar dan kuat. Kepala serta paruhnya sangat teradaptasi sebagai burung predator.

4. Pada umumnya elang lebih besar dari spesies burung pemangsa lain, selain dari beberapa burung nasar.

5. Spilornis klossi merupakan spesies elang terkecil, yang panjangnya hanya mencapai 40 cm dengan berat sekitar 450 g.

6. Salah satu spesies elang, memiliki mata dengan ketajaman visual yang 3,0-3,6 kali lipat dari mata manusia.

7. Dimorfisme seksual pada elang yaitu individu betina lebih besar dari pejantan.

8. Elang biasanya membangun sarang di tebing atau pohon yang tinggi.

9. Induk elang biasanya hanya bertelur sebanyak 2 butir.

10. Anak elang yang sudah besar, biasanya akan membunuh saudaranya yang kecil, dan tindakan ini tidak dihentikan oleh induknya.

Baca Juga: Apasih Gunanya Belajar Teori Evolusi

11. Karena ukuran dan kekuatan elang yang mengerikan, hal ini menjadikan elang sebagai predator puncak di dunia burung.

12. Mangsa elang itu tergantung genus. Mangsa elang dari genus Haliaeetus dan Ichthyophaga adalah ikan. Elang dari genus Circaetus, Terathopius, dan Spilornis memangsa ular. Elang dari genus Aquila memangsa hampir semua hewan berukuran sedang di tempat terbuka.

13. Haliaeetus pelagicus merupakan elang terberat di dunia, dengan berat 6,7 kg.

14. Pithecophaga jefferyi merupakan elang terpanjang di dunia, dengan panjang 100 m.

15. Pithecophaga jefferyi merupakan elang dengan lebar sayap terpanjang di dunia, dengan lebar sayap sekitar 220 cm.

16. Penelitian terbaru mengenai taksonomi elang, menunjukkan bahwa genera penting seperti Aquila tidak bersifat monofiletik (satu garis keturunan). Kemungkinan akan dilakukan reklasifikasi.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »