18 Fakta Unik Tonggeret

Fakta unik tonggeret

Tonggeret / Cicada / Superfamili: Cicadoidea

Tonggeret atau hewan yang sering kita kenal dengan gasir (Jawa Tengah). Biasanya tonggeret berbunyi pada saat pagi hari atau akan menjelang malam. Kalau rumah Anda di desa, mungkin akan menemui banyak bekas kulit nimfa tonggeret di pohon-pohon.

1. Tonggeret diklasifikasikan kedalam kingdom animalia, clade euarthropoda, kelas insect, ordo hemiptera, dan infraordo cicadomorpha.

2. Ada sekitar lebih dari 3000 spesies tonggeret yang sudah dideskripsikan di seluruh dunia.

3. Kerabat terdekat tonggeret adalah wereng.

4. Tonggeret memiliki mata yang menonjol yang terpisah satu sama lain dengan jarak agak lebar. Antena tonggeret memiliki ukuran yang pendek, dan sayap depan membran.

5. Tonggeret bisa menghasilkan suara bukan dengan stridulasi, melainkan dengan organ tymbal seperti drum yang digetarkan dengan cepat.

6. Kebanyakan tonggeret berbunyi pada saat malam hari, hal ini dilakukan agar tidak menarik perhatian predator.

7. Tonggeret menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam bentuk nimfa. Biasanya sampai umur sekitar 13-17 tahun di bawah tanah, dan akan keluar pada saat tahap dewasa (tonggeret).

8. Nimfa tonggeret juga dikonsumsi di berbagai negara, seperti Cina.

9. Megapomponia imperatoria merupakan spesies tonggeret terbesar yang berada di malaysia. Rentang sayapnya mencapai 20 cm.

10. Tonggeret tersebar di seluruh dunia (kecuali Antartika), dengan mayoritas berada di daerah tropis.

Baca Juga: Apasih Gunanya Belajar Teori Evolusi?

11. Karakteristik lain dari tonggeret, adalah adaptasi kaki depan yang berfungsi untuk menggalih tanah pada nimfanya.

12. Diceroprocta apache memiliki kemampuan pendinginan evaporatif, analoginya seperti mamalia yang berkeringat untuk menurunkan suhu.

13. Meski hanya pejantan yang menghasilkan suara, kedua jenis kelamin memiliki struktur membranosa yang disebut tympana, struktur yang mampu mendeteksi suara.

14. Nimfa tonggeret hidup di tanah pada kedalaman 2,5 meter. Nimfa memiliki kaki depan yang diadaptasikan untuk menggali.

15. Makanan nimfa tonggeret adalah getah xilem, nimfa tonggeret mencari makan di sekitar akar tumbuhan.

16. Tonggeret biasanya dimangsa oleh burung, tupai, kelelawar, tawon, dan laba-laba.

17. Adaptasi antipredator milik tonggeret biasanya dengan memiliki warna tubuh yang sesuai dengan lingkungan. Dengan muncul secara serentak dari tanah, pada spesies dari genus Magicicada.

18. Huechys sanguinea merupakan spesies diurnal, yang memiliki warna tubuh seperti warna predator.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »