20 Fakta Unik Kucing Hutan

Kucing hutan

Kucing Hutan / Jungle Cat (Felis chaus)

Kucing hutan juga disebut sebagai kucing rawa. Merupakan kucing dengan ukuran sedang.

1. Kucing hutan diklasifikasikan kedalam kingdom animalia, filum chordata, kelas mamalia, ordo carnivora, subordo feliformia, famili felidae, subfamili felinae, dan genus Felis.

2. Kucing hutan dapat ditemui di negara-negara bagian Timur Tengah, Asia Selatan, dan Asia Tenggara.

3. Warna bulunya abu-abu dengan corak pasir.

4. Kucing hutan bersifat soliter, mereka hanya akan kumpul pada saat musim kawin.

5. Makanan utama kucing hutan adalah mamalia kecil dan burung kecil.

6. Kucing hutan mencapai kematangan seksual pada umur satu tahun.

7. Masa gestasi dari kucing hutan mencapai 2 bulan.

8. Hasil analisis mtDNA dari 55 kucing hutan di berbagai zona biogeografi India menunjukkan bahwa variasi genetik yang tinggi dan diferensiasi yang relatif rendah antar populasi.

9. Spesies ini memiliki tiga subspesies, yaitu: F. c. chaus, F. c. affinis, dan F. c. fulvida.

10. Kucing hutan merupakan kucing terbesar dari semua anggota genus felis.

Baca Juga: Perbedaan Antara Macan Tutul dan Harimau

11. Panjang kepala sampai tubuh yaitu sekitar 59-76 cm.

12. Tinggi kucing hutan yaitu sekitar 36 cm.

13. Sedangkan berat kucing hutan dewasa adalah sekitar 2-16 kg.

14. Telinga kucing ini memiliki panjang sekitar 4,5-8 cm.

15. Ekor kucing hutan memiliki ujung berwarna hitam.

16. Sedangkan ekornya memiliki panjang sekitar 21-36 cm.

17. Kucing hutan lebih besar dan ramping jika dibandingkan dengan kucing domestik.

18. Kucing hutan merupakan hewan diurnal, jadi aktifitasnya dilakukan di siang hari.

19. Anak kucing hutan yang baru lahir memiliki berat sekitar 43-55 gram.

20. Di penangkaran, kucing hutan dapat hidup hingga usia 20 tahun.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »