21 Fakta Unik Lumba-lumba Berparuh Putih

Lumba-lumba berparuh putih

Lumba-lumba Berparuh Putih / White-beaked dolphin (Lagenorhynchus albirostris)

Spesies yang pertama dikenal dan dimasukkan kedalam genus Lagenorhynchus. Hal ini dikarenakan jumlah mereka yang melimpah dibanding spesies lain yang segenus. Spesies lumba-lumba berparuh putih juga memiliki keunikan sebagai berikut.

1. Spesies lumba-lumba berparuh putih diklasifikasikan kedalam kingdom animalia, filum chordata, kelas mamalia, ordo artiodactyla, infraordo cetacea, familia delphinidae, serta genus Lagenorhynchus.

2. Orang yang pertama mendeskripsikan spesies ini adalah John Edward Gray, seorang ahli taksonomi inggris, pada tahun 1846.

3. Nama spesifiknya "Albirostris" jika diterjemahkan berarti paruh putih. Hal ini mengacu pada warna paruhnya.

4. Lumba-lumba berparuh putih memiliki panjang tubuh sekitar 2,3 sampai 3,1 meter.

5. Lumba-lumba berparuh putih juga memiliki berat tubuh sekitar 180-354 kg.

6. Anak yang baru dilahirkan dari spesies ini memiliki panjang 1,1 meter dengan berat sekitar 40 kg.

7. Meski diberi nama "berparuh putih' tidak semuanya berparuh putih, kadang bisa berwarna abu-abu dan abu-abu gelap.

8. Lumba-lumba berparuh putih memiliki 25 sampai 28 gigi di masing-masing rahang.

9. Lumba-lumba berparuh putih memiliki 92 vertebrae, lebih banyak dari lumba-lumba laut (Delphinidae) lainnya.

10. Pada saat dilahirkan, anak lumba-lumba ini memiliki dua sampai empat kumis di bibir mereka, namun pada saat dewasa kumisnya menghilang. Sama seperti paus bergigi lainnya.

Baca Juga: 10 Fakta Unik Tentang Paus Bungkuk

11. Lumba-lumba berparuh putih memiliki persebaran yang berada di Samudera Atlantik Utara, di wilayah yang dingin.

12. Sebenarnya lumba-lumba ini kurang adaptif dilingkungan Artik, sebab itu menjadi mangsa yang mudah oleh beruang kutub.

13. Lumba-lumba berparuh putih sering ditemukan di Labrador Shelf dekat dengan greenland barat daya, di sekitar Islandia, di lepas pantai utara dan timur Inggris, dan di lepas pantai Norwegia.

14. lumba-lumba berparuh putih juga mudah salah diidentifikasikan sebagai lumba-lumba sisi putih Atlantik. Meskipun spesies ini seringnya di utara Atlantik dan lebih besar.

15. Makanan dari lumba-lumba berparuh putih adalah ikan gadoid, ikan kod, dan spesies ikan kecil lainnya.

16. Mereka sering ditemukan berkelompok dengan anggota sekitar 5 sampai 100 individu.

17. Klik sonar lumba-lumba ini dapat mencapai frekuensi 115kHz, sementara klik sosial mereka berada di frekuensi 35 kHz, dan dapat didengar oleh individu lain pada jarak hingga 10 km.

18. Kecepatan berenang dari spesies ini adalah 30 km/jam.

19. Lumba-lumba berparuh putih juga dapat menyelam hingga kedalaman 45 meter.

20. Seringkali spesies ini diamati makan bersama dengan spesies cetacea lain seperti paus bungkuk, paus pembunuh, paus sirip dan spesies lumba-lumba lainnya.

Baca Juga: 10 Fakta Unik Tentang Paus Biru

21. Betina dapat mencapai masa puber (kematangan seksual) pada usia lima tahun, sedankan lumba-lumba jantan mencapai dewasa secara sexual pada umur 10 tahun.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »