30 Fakta Unik Ular

Fakta unik ular

Ular / Snake / Subordo: Serpentes

Pernah digigit ular? Jangan sampai yah... Tapi kalau lihat? Tentu sering kan? Bagaimana perasaan Anda, mungkin takut, cemas, deg-degan, dan lain sebagainya. Namun dibalik menakutkannya dan segala mitos mengerikan tentang ular, ternyata ular juga memiliki karakteristik unik tersendiri.

1. Ular merupakan reptil karnivora tanpa kaki, bertubuh panjang. Dalam taksonomi, ular merupakan subordo serpentes, yang mencakup semua spesies ular.

2. Subordo serpentes diklasifikasikan kedalam clade ophidia, ordo squamata, kelas reptilia, filum chordata, dan kingdom animalia.

3. Banyak spesies ular memiliki tengkorak dengan beberapa sendi lebih banyak daripada moyang kadal mereka. Hal ini memungkinkan bagi ular untuk menelan mangsa yang jauh lebih besar.

4. Karena tubuh ular sempit, organ-organ dalam mereka (seperti ginjal) berada di depan dan belakang satu sama lain, bukan berdampingan satu sama lain seperti pada manusia.

5. Ular hanya memiliki satu paru-paru fungsional.

6. Beberapa spesies mempertahankan organ vestigial berupa tonjolan kecil yang berada di kedua sisi kloaka. Contohnya spesiesnya adalah phyton.

7. Ular hidup ditemukan di setiap benua kecuali Antartika, dan sebagian daratan yang lebih kecil.

8. Ular laut tersebar di seluruh samudera Hindia dan Pasifik.

9. Jumlah spesies ular yang sudah diketahui yaitu sekitar 3.600 spesies dalam 20 familia.

10. Ular tebesar adalah Phyton reticulated dengan panjang 6,95 meter.

Baca Juga: Ikan Terbesar Adalah Hiu Paus Bukan Paus

11. Dalam catatan fosil, ular muncul sekitar 143-167 juta tahun yang lalu.

12. Kebanyakan spesies ular tidaklah beracun, dan ular yang beracun menggunakan racun (bisa) mereka untuk melumpuhkan mangsa.

13. Ular nonvenomous (tidak beracun) membunuh mangsanya dengan melilit dan menelan hidup-hidup.

14. Fosil ular relatif sedikit, hal ini karena kerangka ular biasnya kecil dan rapuh. Sehingga sulit untuk terjadinya fosilisasi.

15. Tidak ada tungkai depan pada semua ular, hal ini terjadi karena evolusi gen Hox mereka, yang mengatur morfogenesis tungkai.

16. Berbagai famili ular modern juga berasal dari Paleosen, bersamaan dengan radiasi adaptif mamalia setelah kepunahan dinosaurus.

17. Leptotyphlops carlae merupakan ular terkecil di dunia yang masih ada, panjangnya sekitar 10,4 cm.

18. Penglihatan ular sangat bervariasi, dari yang mulai hanya mampu membedakan cahaya dari gelap ke penglihatan tajam. Tapi umumnya penglihatan mereka cukup, meski tidak tajam.

19. Kulit ular ditutupi dengan sisik, dan kulit ular tidak berlendir. Melainkan memiliki tekstur yang halus dan kering.

20. Tulang vertebra ular yaitu sekitar 200-400 vertebra, vertebra ekor relatif sedikit jumlahnya. Yaitu hanya sekitar 20% dari total.

Baca Juga: Tidak Semua Reptil Purba Itu Dinosaurus

21. Autotomi, sebuah mekanisme untuk mengelabuhi dari pemangsa yang dimiliki oleh kebanyakan kadal tidak terdapat pada sebagian besar ular.

22. Ular merupakan hewan polyphyodont, yaitu hewan yang memiliki gigi yang terus diganti.

23. Jantung ular mampu berpindah, hal ini berfungsi agar mangsa yang besar tidak merusak struktur jantung.

24. Ular tidak memiliki kelenjar getah bening.

25. Racun ular merupakan sekskresi dari saliva.

26. Istilah "ular beracun" sebenarnya label yang salah untuk ular. Racun itu dihirup atau dicerna, sedangkan racun yang dihasilkan ular disuntikkan ke korbannya melalui taring. Namun memang ada dua pengecualian, seperti Rhabdophis.

27. Meski banyak mode reproduksi ular, namun semua ular melakukan fertilisasi internal.

28. Seleksi seksual pada ular ditunjukkan oleh tiga ribu spesies yang masing-masing menggunakan taktik berbeda dalam mendapatkan pasangan.

29. Semua spesies ular merupakan hewan karnivora sejati.

30. Makanan utamanya bisa berupa tikus, kadal, katak, ular lain, burung, ikan, dan serangga.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »