Adakah Cara Cepat Belajar Taksonomi?

Adakah cara cepat belajar taksonomi?

Belajar klasifikasi makhluk hidup itu penting, sama pentingnya dengan kita yang makan setiap hari. Iya, meski tidak berpengaruh secara signifikan dengan masa depan Anda, namun tetap penting. Taksonomi menjadi sangat penting, bukan hanya untuk menambah nilai mapel Anda, namun lebih dari itu. Karena hampir semua makhluk hidup yang kita temui bisa di klasifikasikan, bahkan kita sendiri. Jadi, dengan mempelajari taksonomi, kita bisa dengan mudah mengidentifikasikan setiap makhluk hidup yang kita temui, dan posisi kita sendiri dalam klasifikasi taksonomi.

Nah, terus bagaimana cara mudah kita mempelajari taksonomi. Sedangkan istilah-istilah didalamnya banyak yang harus dihapalkan, seperti kingdom, filum, kelas, ordo, famili, genus, dan spesies. Tingkatan taksonnya saja sudah sulit di hapalin, apalagi hapalin nama spesiesnya seperti Rhizopus oligosporus, Elephas maximus, dan Datura sp.

Cara cepat belajarnya adalah hapalin tingkatan takson yang lebih tinggi terlebih dahulu, seperti contohnya kingdom animalia. Tahukah Anda mengenai kingdom ini? Pasti langsung tahu, coba cari karakteristik dari kingdom ini, seperti heterotrof, memiliki sel saraf dan sel otot, dll. Semua makhluk hidup yang masuk klasifikasi kingdom animalia (hewan), pasti memiliki karakteristik tersebut.

Jika Anda sudah hapalin tingkatan-tingkatan tertinggi dalam takson. Seperti kingdom animalia, kingdom fungi, kingdom plantae, dan mampu membedakan antara kingdom satu dengan kingdom yang lain. Sekarang coba Anda pelajari tingkatan yang lebih rendah lagi, seperti filum. Kalau dalam kingdom animalia, filum-filumnya seperti chordata, annelida, platyhelmithes.

Tiap takson pasti memiliki karakteristik yang khas, yang mencakup seluruh anggotanya. Seperti contohnya kelas mamalia, apasih syarat hewan di sebut sebagai hewan mamalia? Melahirkan? Tidak, Berplasenta? Tidak, bernapas menggunakan paru-paru? Tidak. Syarat hewan bisa disebut mamalia adalah memiliki kelenjar susu. Paus, platipus, kangguru, anjing dan kita adalah hewan mamalia.

Setiap takson memiliki ciri khas yang tidak dimiliki takson lain. Namun Anda jangan terlalu terpaku pada aturan ini, dalam taksonomi sendiri sering terjadi reklasifikasi. Misalnya, dulunya plantae dan fungi digabungkan dalam satu kingdom, sekarang dipisah. Ya karena kita mengetahu perbedaannya, apalagi sekarang sudah ditemukan teknik sekuensing DNA.

Setelah Anda sudah memahami sedikit-sedikit takson-takson atas, maka Anda pasti tidak heran jika kucing, anjing, beruang, dan kancil dimasukkan dalam kelas mamalia. Ya karena mereka memiliki kelenjar susu.

Fungsi klasifikasi makhluk hidup adalah untuk mengidentifikasikan makhluk hidup. Buat apa Anda tahu jika kucing adalah hewan mamalia, tapi tidak tahu alasan kenapa kucing disebut sebagai hewan mamalia. Setuju?

Nama spesies biasanya mirip-mirip dan mengandung arti tertentu dalam bahasa yunani. Elephas maximus, gajah asia, kalau dilihat-lihat nama genusnya ini mirip nama gajah dalam bahasa inggris, Elephant. Buat kesan terhadap nama tersebut, pasti cepat hapal.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »