Apa Gunanya Mempelajari Konsep Spesies?

Apasih gunanya mempelajari konsep spesies?

Mungkin Anda pernah penasaran, buat apasih mempelajari konsep spesies itu dan apa pentingnya "menghapal" nama-nama spesies, yang dalam kehidupan sehari-hari kita tidak pernah menggunakannya. Kemudian kita akan berpikir, bahwa spesies-spesies ini hanyalah sebatas hapalan yang benar-benar melelahkan.

Terlepas dari untuk mengidentifikasikan suatu makhluk hidup dan untuk mendapatkan nilai mapel yang tinggi. Konsep spesies jauh lebih penting dan berguna dari itu semua. Bahkan kita bisa menerapkan konsep ini dalam kehidupan kita sehari-hari.

Suatu populasi organisme dikatakan sebagai suatu spesies, jika individu-individu dalam populasi tersebut dapat saling berkembang biak dan menghasilkan keturunan fertil. Kalau keturunannya steril, semisal pada kuda dan keledai yang menghasilkan anak berupa bagal, mereka merupakan spesies yang berbeda (dalam kasus kuda dan keledai, keduanya masih satu genus). Namun, definisi ini sulit diterapkan untuk bakteria dan organisme yang berkembang biak secara aseksual. Definisi ilmuwan tentang spesies-spesies bakteria kemungkinan lebih teknis lagi, suatu populasi yang berbagi genetik bersama.

Dalam kehidupan sehari-hari, apakah ada kegunaan untuk mempelajari konsep spesis? Ya, banyak. Silahkan Anda pahami dahulu konsep spesies di atas. Jadi jika ada 2 individu yang saling kawin namun tidak bisa menghasilkan anak yang fertil maka individu tersebut merupakan spesies yang berbeda. Nah, silahkan mulai Anda cari tahu spesies Anda sendiri. Spesies apakah Anda? Anda adalah Homo sapiens, atau lebih spesifik (subspesies) yaitu Homo sapiens sapiens. Bukan, bukan homo yang berarti homoseksual, melainkan homo yang berarti manusia.

Pernah mendengar spesies yang sudah punah seperti Homo erectus, Homo neanderthal, Homo floresiensi dan Homo sapiens idaltu? Mereka semua adalah manusia. Kenapa? Ya, karena definisi manusia secara biologi itu mengacu pada genus Homo. Jadi, suatu hewan bisa dikatakan manusia itu tidak harus begini-begitu yah, asalkan memiliki karakteristik sebagai Homo maka hewan tersebut adalah manusia.

Mulai muncul kata-kata membingungkan, "hewan tersebut adalah manusia". Kalau Anda yang sudah tahu di kingdom apa spesies kita ditempatkan maka langsung paham dengan kalimat saya tersebut. Manusia modern merupakan salah satu spesies manusia yang ditempatkan dalam kingdom animalia (hewan), filum chordata, kelas mamalia (hewan menyusui), ordo primata, famili hominidae (kera besar).

Silahkan baca: Karakteristik dan Daftar Spesies Kera Besar, disitu saya sudah merangkum berbagai spesies dari kera besar, terutama spesies kita sendiri.

Dengan mempelajari konsep spesies, serta spesies kita sendiri. Kita jadi mengetahui, ternyata hewan-hewan ini memiliki karakteristik yang sama dengan kita. Hal ini sangat penting, terutama jika Anda ingin tahu proses seperti apa yang melatar belakangi keanekaragaman spesies yang kita lihat. Proses tersebut adalah evolusi, bukan-bukan teori yang menyatakan manusia keturunan monyet. Silahkan baca: Apasih Gunanya Belajar Teori Evolusi?.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »