Karakteristik dan Daftar Spesies Kera Kecil

Fakta unik kera kecil

Gibbons atau kera kecil, adalah nama yang merujuk pada semua anggota famili hylobatidae. Secara historis, famili ini hanya memiliki 1 genus, namun sekarang dibagi kedalam empat genus. Habitat spesies kera kecil tersebar di negara-negara Asia Tenggara.

Karakteristik Kera Kecil

  • Ukurannya lebih kecil dari kera besar (simpanse, gorila, orangutan, manusia)
  • Dimorfisme seksual yang rendah
  • Tidak membuat sarang
  • Tidak memiliki ekor eksternal
  • Monogami (hanya memiliki satu pasangan)
  • Pergelangan tangan kera kecil berfungsi seperti bola dan sendi soket, memungkinkan gerakan biaksial.
  • Rumus gigi 2.1.2.3/2.1.2.3

Daftar Spesies Kera Kecil

Famili hylobatidae mencakup 17/18(?) spesies dalam 4 genus.

Genus:

  1. Hoolock (3)
  2. Hylobates (7)
  3. Nomascus (6)
  4. Symphalangus (1)

Genus Hoolock

Hoolock leuconedys (Owa Timur/Eastern Hoolock Gibbon)
Spesies ini ditemukan di Assam Timur, Arunachal, Myanmar, dan di Yunnan Barat. Spesies ini memiliki habitat di hutan kanopi.

Hoolock tianxing (Owa Skywalker/Skywalker Hoolock Gibbon)
Spesies ini ditemukan di hutan tropis Myanmar Timur dan Provinsi Yunan di Cina Barat Daya. Nama spesiesnya jika diterjemahkan kedalam istilah China, berarti Surga gerakan.

Hoolock hoolock (Owa Barat/Western Hoolock Gibbon)
Spesies ini dapat ditemukan di India dan Bangladesh, tepatnya di hutan kanopi. Makanan spesies ini kurang lebih sama dengan owa lainnya, yaitu buah-buahan, daun dan serangga.

Genus Hylobates

Hylobates pileatus (Owa Rebung/Pileated Gibbon)
Spesies ini dapat ditemukan di Thailand, Kamboja Barat dan Laos Barat Daya. Jumlah total spesies ini yaitu sekitar 60000 individu. Wajah owa rebung terlihat gundul, dengan pejantan berwarna hitam dan betina berwarna putih.
Lihat: 10 Fakta Unik Owa Rebung

Hylobates moloch (Owa Silver/Silvery Gibbon)
Owa silver merupakan spesies endemik di pulau Jawa. Owa ini memiliki warna abu-abu. Berat owa silver rata-rata mencapai 8 kg. Induk owa silver akan merawat anaknya sampai umur 18 bulan.
Lihat: 13 Fakta Unik Owa Silver

Hylobates klossii (Owa Klos/Kloss's gibbon)
Owa ini juga dikenal sebagai owa mentawai atau bilou. Owa ini mirip siamang, dengan tubuh berwarna hitam, namun lebih kecil. Tinggi owa ini dapat mencapai 63 cm, dengan berat 6 kg. Spesies ini juga merupakan spesies endemik dari pulau Mentawai, Sumatera. Umur spesies ini di alam liar yaitu sekitar 25 tahun.

Hylobates lar (Owa Putih/Lar Gibbon)
Nah, owa putih merupakan spesies yang sering dilihat dikebun binatang, informasi mengenai spesies ini juga cukup banyak. Owa putih memiliki 5 subspesies, yang tersebar di Malaysia, Sumatera, Thailand, dst. Ukuran pejantan dan betina hampir sama. Gigi taring mereka juga besar, dan tidak ada perbedaan ukuran gigi antar jantan dan betina.
Lihat: 14 Fakta Unik Owa Putih

Hylobates albibarbis (Owa Janggut Putih Kalimantan/Bornean White-bearded Gibbon)
Owa ini juga dikenal sebagai owa tangkas, owa kalimantan. Spesies ini merupakan spesies endemik dari Kalimantan Selatan (Indonesia). Habitatnya berada diantara sungai Kapusa dan Barito.

Hylobates muelleri (Owa Kalimantan Muller/Müller's Bornean Gibbon)
Tidak seperti spesies owa lainnya, owa ini tidak menunjukkan dimorfisme seksual pada bulunya. Bulu jantan dan betina memiliki warna yang sama. Berat owa ini sekitar 4-8 kg. Owa ini merupakan spesies endemik pulau Kalimantan, baik di Indonesia maupun Malaysia.

Hylobates agilis (Owa Gosong/Agile Gibbon)
Spesies ini dapat ditemukan di Sumatera, Malaysia dan Thailand Selatan. Berat owa ini yaitu sekitar 4-6 kg.

Genus Nomascus

Nomascus siki (Owa Pipi Putih Selatan/Southern White-cheeked Gibbon)
Owa ini merupakan spesies endemik di Vietnam dan Laos. Warna pada tiap individu bervariasi, tergantung pada umur. Spesies ini merupakan hewan arboreal. Warna putih di pipi spesies ini menunjukkan karakteristik khas.
Lihat: 10 Fakta Unik Owa Pipi Putih Selatan

Nomascus nasutus (Owa Jambul Timur/Eastern Black Crested Gibbon)
Owa ini memiliki persebaran habitat di Cina Tenggara dan Vietnam Utara. Owa ini masuk dalam daftar 25 spesies primata paling terancam di dunia.

Nomascus gabriellae (Owa Pipi Kuning/Yellow-cheeked Gibbon)
Owa pipi kuning memiliki habitat di Vietnam, Laos, dan Kamboja. Anak dari spesies ini yang baru pertama lahir, memiliki warna pirang dan akan berubah ketika dewasa. Pejantan memiliki warna hitam sedangkan yang betina berwarna pirang.

Nomascus concolor (Owa Jambul Hitam/Black Crested Gibbon)
Spesies ini dapat ditemukan di Cina, Laos, dan Vietnam Utara, dengan 4 subspesies. Panjang kepala-badan yaitu sekitar 43-54 cm. Beratnya bisa mencapai 10 kg. Pejantan memiliki warna yang sepenuhnya hitam, dan betina berwarna pirang.

Nomascus annamensis (Owa Gosong Utara/Northern Buffed-cheeked Gibbon)
Spesies ini dapat ditemukan di Vietnam, Kamboja, dan Laos. Pejantan memiliki warna hitam, dan akan berkilauan pada saat terkena cahaya matahari.

Nomascus leucogenys (Owa Pipi Putih Utara/Northern White-cheeked Gibbon)
Berat rata-rata spesies ini adalah sekitar 7,5 kg. Spesies ini juga dapat ditemukan di Vietnam Utara dan Laos Utara. Owa ini merupakan kerabat terdekat owa pipi putih selatan.
Lihat:

Genus Symphalangus

Symphalangus syndactylus (Siamang/Siamang)
Merupakan spesies terbesar dari semua anggota famili hylobatidae (kera kecil). Siamang dapat ditemui di Sumatera, Malaysia, dan Thailand. Siamang memiliki tinggi sekitar 1 meter dengan berat 14 kg. Spesies ini mencakup dua subspesies, dan kemungkinan bisa dijadikan spesies terpisah antara populasi siamang Sumatera dan siamang Malaysia.
Lihat: 8 Fakta Unik Tentang Siamang

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »