Perbedaan Singa dan Hyena Tutul

Perbedaan singa dan hyena tutul

Singa dan hyena tutul, dua hewan yang sering sekali berselisih, mereka adalah musuh alami satu sama lain. Hal ini merupakan akibat dari habitat dan relung ekologis mereka yang saling tumpang tindih. Namun dibalik itu semua, mereka berdua memiliki karakteristik yang unik yang berbeda satu sama lainnya.

Perbandingan Taxonomi

SingaHyena Tutul
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Carnivora Carnivora
Familia Felidae Hyaenidae
Genus Panthera Crocuta
Spesies P. leo C. crocuta

Perbedaan Nama, Morfologi, Tingkah Laku dan Habitat

Baca Juga: Perbedaan Gajah Semak Afrika dan Gajah Hutan Afrika

Kerabat dekat
Singa berkerabat dekat dengan harimau, macan tutul, jaguar, dst. Sedangkan hyena tutul berkerabat dekat dengan hyena belang, hyena coklat, dan ardwolf. Namun tahukah Anda? Jika hyena lebih berkerabat dengan singa jika dibandingkan dengan anjing. Hyena diklasifikasikan kedalam subordo feliformia (mirip kucing).

Dimorfisme seksual
Singa menunjukkan dimorfisme seksual berupa pejantan yang memiliki tubuh lebih besar dan memiliki surai lebat di kepalanya. Sedangkan hyena tutul juga cukup menarik, dimana hyena tutul betinalah yang lebih besar dari pejantan, hyena tutul betina juga memiliki pseudo-penis dan merupakan satu-satunya spesies yang tidak memiliki lubang vagina eksternal.

Perilaku sosial
Singa merupakan kucing liar yang paling sosial. Sedangkan hyena tutul merupakan hewan karnivora yang paling sosial, alasannya jelas, karena hyena tutul dapat membentuk kelompok dengan ukuran terbesar.

Jumlah kelompok
Singa biasanya membentuk kelompok dengan jumlah 3 sampai 20 individu. Sedangkan hyena tutul dapat membentuk kelompok hingga 80 individu.

Jumlah populasi
Diperkirakan jumlah populasi singa di alam liar yaitu 47.000 (tahun 2002-2004). Sedangkan hyena tutul memiliki jumlah total populasi yaitu sekitar 27.000-47.000 individu (namun saat ini mengalami penurunan).

Morfologi
Singa memiliki telinga bulat dan surai yang lebat pada pejantan. Sedangkan hyena juga memiliki telinga yang bulat, namun dengan bintik-bintik ditubuhnya, dan surai yang kurang lebat.

Variasi
Singa memiliki beberapa subspesies. Sedangkan hyena tutul merupakan spesies yang benar-benar bervariasi, baik secara temporal maupun spasial.

Evolusi
Singa berevolusi di Afrika sekitar 1 juta tahun yang lalu. Sedangkan moyang hyena tutul terpisah dengan moyang hyena bergaris dan hyena coklat sekitar 10 juta tahun yang lalu.

Berat tubuh
Singa jantan memiliki berat sekitar 150-250 kg, dan singa betina memiliki berat sekitar 120-182 kg. Sedangkan hyena tutul jantan di Serengeti memiliki berat sekitar 40-55 kg, dan hyena tutul betina memiliki berat sekitar 44,5-63 kg.

Masa gestasi
Singa memiliki masa gestasi sekitar 110 hari. Sedangkan hyena tutul memiliki masa gestasi sekitar 110 hari. Hampir sama.

Anak yang baru lahir
Anak singa yang baru lahir memiliki berat sekitar 1,2-2,1 kg dengan mata tertutup. Sedangkan anak hyena tutul yang baru lahir memiliki berat sekitar 1,5 kg dengan mata yang sudah terbuka.

Persebaran habitat
Singa tersebar di benua Afrika dan India, singa mendiami habitat padang rumput dan savana. Sedangkan hyena tutul memiliki habitat di sebagian besar wilayah Afrika (hampir sama dengan singa di Afrika).

Ekor
Singa memiliki ekor dengan jumbai di ujungnya. Sedangkan hyena tutul memiliki ekor yang relatif pendek.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »