Posisi Manusia Dalam Taksonomi

Posisi manusia dalam taksonomi

Dalam diskusi sehari-hari biasanya kita (masyarakat umum) secara sadar atau tidak sadar mengklasifikasikan makhluk hidup menjadi 3 kelompok besar. Pertama: hewan, kedua: tumbuhan, dan ketiga: manusia. Model ini memang yang paling mudah dipahami dan digunakan dalam diskusi sehari-hari. Kita tidak perlu menggunakan istilah-istilah teknis untuk memahaminya.

Meski dasar pengklasifikasian makhluk hidup juga sudah diajarkan waktu SD, namun kita (masyarakat umum) mempelajarinya hanya sebatas untuk tahu atau nilai saja. Ya mungkin Anda yang berkecimpung di bidang biologi punya banyak waktu untuk mempelajari taksonomi, sekaligus bekerja di bidang ini, namun bagaimana dengan masyarakat umum, kita tidak punya banyak waktu untuk mempelajari hal seperti ini (termasuk saya).

Namun, satu hal yang perlu kita pelajari dalam taksonomi, yaitu posisi kita sendiri dalam taksonomi. Jika kucing diklasifikasikan kedalam famili felidae, bersama dengan singa, macan tutul, jaguar dan harimau. Lalu kita (manusia) diklasifikasikan kedalam apa? Ini yang menarik, mungkin akan terjadi sedikit pertentangan dengan apa yang selama ini kita harapkan.

Spesies Homo sapiens

Kita adalah spesies Homo sapiens. Spesies adalah sekelompok organisme yang bisa saling kawin dan menghasilkan anak fertil (definisi ini tidak berlaku pada bakteri). Anda bisa kimpoi dengan orang Eropa dan memiliki keturunan, keturunan Anda juga bisa memiliki anak lagi, itulah spesies. Spesies manusia modern diperkirakan muncul sejak 200.000 tahun yang lalu. Saat ini, total populasi manusia modern yaitu sekitar 7 milyar individu, dan terus meningkat. Kita merupakan makhluk hidup yang tercerdas di bumi, dan mampu menggunakan kecerdasan secara maksimal karena struktur anatomis kita sangat mendukung.

Genus Homo

Kita adalah manusia. Manusia disini mengacu pada genus Homo, jadi tidak hanya spesies Anda (manusia modern) yang dapat disebut sebagai "manusia", namun semua spesies dari genus Homo juga bisa disebut sebagai manusia. Selain kita, ada spesies Homo habilis (spesies manusia pertama), Homo erectus, Homo floresiensis, dan lainnya. Fosil-fosil yang diklasifikasikan ke dalam genus Homo memiliki karakteristik bipedalisme dan budaya alat yang lebih maju dari moyang sebelumnya.

Tribe Hominini

Bersama dengan genus Pan, Australopithecine, Sahelanthropus dan Orrorin, kita adalah bagian dari suku hominini.

Subfamily Homininae

Kita adalah bagian dari subfamili homininae. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa manusia lebih berkerabat dengan simpanse dan gorila, dibandingkan dengan orangutan. Hal ini menyebabkan manusia, simpanse, dan gorila diklasifikasikan kedalam homininae. Usia subfamili ini yaitu sekitar 14-12,5 juta tahun.

Family Hominidae

Famili ini juga sering dikenal sebagai kera besar (great apes). Bersama dengan simpanse, gorila dan orangutan, kita merupakan bagian dari famili hominidae (ada sekitar 8 spesies). Leluhur bersama terbaru dari 8 spesies kera besar ini hidup sekitar 14 juta tahun yang lalu. Semua kera besar (termasuk Anda) tidak memiliki ekor eksternal, pejantan kera besar umumnya memiliki tubuh yang rata-rata lebih besar dan kuat dari betina, kera besar umumnya juga dapat menggunakan tangan untuk membuat alat, mengumpulkan bahan makanan dan bersarang. Selain itu, kera besar umumnya omnivora dan memiliki masa gestasi (kehamilan) yang kurang lebih sama antara satu dengan yang lainnya (8-9 bulan).

Superfamily Hominoidea

Nama umum dari superfamily hominoidea adalah kera. Jika famili kera besar mencakup kerabat-kerabat terdekat kita, maka tingkatan takson ini mencakup kera besar dan kera kecil. Sesuatu yang membedakan kera dengan primata lain adalah tingkat kebebasan gerak yang lebih luas di sendi bahu (fitur ini berevolusi karena pengaruh dari brachiasi). Selain itu, tidak memiliki ekor eksternal merupakan ciri khas yang terlihat jelas dari kera.

Parvorder Catarrhini

Kita merupakan bagian dari parvorder catarrhini. Catarrhini mencakup kera besar dan monyet dunia lama. Yang membedakan kita (catarrhini) dengan platyrrhines ada pada bentuk hidung. Kita (catarrhini) memiliki lubang hidung yang menghadap ke bawah, sedangkan platyrrhines memiliki lubang hidung yang menghadap ke samping. Catarrhini juga tidak memiliki spesies yang bisa menggunakan ekornya untuk memegang. Selain itu, catarrhini memiliki kuku jari yang datar.

Infraordo Simiiformes

Selanjutnya kita diklasifikasikan kedalam infraordo simiiformes, bersama dengan platyrrhines. Kita memiliki kemiripan genetik, lokasi mata dan otot-otot dekat mata, kemiripan internal telinga, kemiripan gigi, dan kemiripan pada struktur tulang kaki.

Suborder Haplorhini

Bersama dengan tarsius dan simian, kita merupakan bagian dari suborder haplorhini. Semua anggota dari subordo ini kehilangan fungsi dari enzim terminal yang memproduksi vitamin C. Semua simiiformes memiliki uterus satu-ruang, sedangkan tarsius memiliki rahim bikornate seperti strepsirrhines.

Ordo Primates

Selanjutnya kita diklasifikasikan kedalam ordo primata. Primata mencakup dua garis keturunan, yaitu strepsirrhines dan haplorhines (kita disini). Primata paling awal diwakili oleh genus Teilhardina yang berasal dari 55,8 juta tahun yang lalu. Primata dicirikan oleh otak besar relatif terhadap mamalia lainnya. Serta meningkatnya pada visi stereoskopik dan melemahnya penciuman. Kebanyakan primata juga memiliki ibu jari yang berlawanan.

Mirorder Primatomorpha

Bersama dengan dermoptera, kita (primata) diklasifikasikan kedalam miroder primatomorpha.

Grandorder Euarchonta

Bersama dengan skandentia, kita (primatomorpha) diklasifikasikan kedalam granorder euarchonta.

Superorder Euarchontoglires

Takson ini didasarkan pada analisis sekuensing DNA. Takson ini mencakup glires (rodentia dan lagomorpha) dan euarchonta (dermoptera, skandentia, dan primata).

Magnorder Boreoeutheria

Selanjutnya, eurachontoglires dan laurasiatheria diklasifikasikan kedalam magnorder boreoeutheria. Dengan beberapa pengecualian, hewan jantan di takson ini memiliki skrotum yang berfungsi mendinginkan testikel untuk meningkatkan produksi sperma.

Clade Exafroplacentalia

Mereka yang bukan plasenta afrika (afrotheria) akhirnya diklasifikasikan kedalam klade exafroplacentalia. Klade ini mencakup xenarthra, laurasiatheria, dan euarchontoglires (kita disini).

Infraclass Placentalia

Plasentalia merupakan salah satu dari tiga subdivisi yang masih ada dari kelas mamalia. Dua lainnya adalah monotremata dan marsupialia. Plasentalia memiliki karakteristik yang membedakan dengan subdivisi mamalia lainnya. Karakteristiknya adalah mengandung anak dalam plasenta. Plasentalia juga memiliki pembukaan yang cukup lebar di bagian bawah panggul, yang memungkinkan untuk melahirkan bayi (dengan ukuran yang relatif besar terhadap ukuran induk). Plasentalia tidak memiliki tulang epipubia (yang dimiliki monotremata dan marsupialia). Adanya maleolus di bagian bawah fibula.

Klade Eutheria

Klade ini mencakup kerabat-kerabat dekat yang punah dari plasentalia.

Class Mammalia

Nah, kita akhirnya sampai di tingkat takson yang cukup terkenal (waktu SD, saya tahu apa itu hewan mamalia). Di tingkat ini, Anda berkerabat dengan kambing. Karakteristik umum dari hewan mamalia adalah memiliki kelenjar susu, memiliki rambut, memiliki otak yang lebih kompleks dibandingkan dengan hewan lainnya.

Filum Chordata

Selanjutnya, mamalia diklasifikasikan kedalam filum chordata. Semua chordata memiliki notochord, tali saraf dorsal berongga, celah faring, endostyle, dan ekor pasca-anal, setidaknya selama beberapa periode siklus hidup mereka.

Superfilum Deuterostomia

Bersama dengan hemicordata, echinodermata, kita (chordata) diklasifikasikan kedalam superfilum deuterotomia. Deuterostomia artinya "mulut kedua".

Kingdom Animalia

Kita adalah animalia (hewan). Dengan beberapa pengecualian, karakteristik hewan adalah hidup dengan mengkonsumsi bahan organik, menghirup oksigen, dapat bergerak, bereproduksi secara seksual, dan tumbuh dari blastula (selama perkembangan embrio).

Domain Eukaryota

Sel kita memiliki inti sel dan beberapa organel yang berada di dalam membran sel, sesuatu yang tidak dimiliki bakteria dan arkhaea.

Baca juga: Mirmekomorfi, Bukti Evolusi Konvergen

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »