27 Fakta Unik Aardvark

Fakta unik aardvark

Aardvark / Aardvark (Orycteropus afer)

Aardvark, hewan pemakan semut dari Afrika. Bentuk morfologi dan perilaku hewan ini hampir mirip dengan anteater, karena memiliki niche ekologis yang sama.
Artikel versi lama: 6 Fakta Unik Tentang Aardvark

1. Aardvark diklasifikasikan kedalam kingdom animalia, filum chordata, kelas mamalia, ordo tubulidentata, famili orycteropodidae, dan genus Orycteropus.

2. Aardvark merupakan mamalia berukuran sedang, dan pemakan semut yang berasal dari Afrika.

3. Aardvark merupakan satu-satunya spesies dari ordo tubulidentata.

4. Tidak seperti insektivora lainnya, aardvark memiliki moncong mirip babi yang panjang, yang digunakan untuk mengendus makanan.

5. Aardvark memiliki rentang geografis dua pertiga dari selatan benua Afrika.

6. Dalam bahasa sehari-hari, biasanya aardvark disebut sebagai beruang semut Afrika atau Anteater afrika.

7. Kerabat terdekat aardvark adalah tikus gajah, tenrek, dan tikus penggali (golden moles).

8. Berdasarkan fosil, Bryan Patterson menyimpulkan bahwa keluarga aardvark muncul di Afrika sekitar akhir Paleocene.

9. Ada sekitar 19 subspesies aardvark, namun kebanyakan didefinisikan dengan tidak jelas.

10. Kaki depan aardvark memiliki 4 jari, sedangkan kaki belakang memiliki 5 jari.

Baca Juga: 16 Fakta Unik Capung

11. Aardvark merupakan hewan dengan kaki tipe digitigrade, namun suatu waktu mereka menjadi plantigrade.

12. Aardvark memiliki berat sekitar 60-80 kg.

13. Sedangkan panjang aardvark yaitu sekitar 105-130 cm dan dapat mencapai 2,2 meter (dengan ekor).

14. Tinggi aardvark yaitu sekitar 60 cm (diukur dari bahu).

15. Aardvark memiliki 14 gigi di rahang atas, dan 12 gigi di rahang bawah.

16. Hidung aardvark memiliki 9 olfactory bulbs, lebih banyak dari mamalia lainnya.

17. Indera penciuman aardvark yang tajam bukan hanya karena kuantitas bulbs di hidung, melainkan juga karena perkembangan otak (lobus penciumannya sangat berkembang).

18. Panjang lidah aardvark yaitu sekitar 30 cm.

19. Panjang telinganya yaitu 20-25 cm.

20. Perut aardvark memiliki daerah pilorus berotot yang berfungsi sebagai ampas untuk menggiling makanan yang ditelan, sehingga tidak perlu dikunyah.

Baca Juga: 30 Fakta Unik Kelelawar

21. Kelenjar ludahnya sangat berkembang dan hampir sepenuhnya membentuk leher, output mereka adalah apa yang menyebabkan lidah mempertahankan kelengketannya (mirip anteater Amerika).

22. Habitat aardvark yaitu padang rumput, hutan dan semak-semak, dimana tersedia banyak semut dan rayap.

23. Di penangkaran, aardvark dapat hidup hingga umur 23 tahun.

24. Aardvark merupakan hewan nokturnal dan soliter.

25. Sekitar 50.000 serangga yang dihabiskan oleh aardvark dalam semalam.

26. Masa kehamilan aardvark yaitu sekitar 7 bulan.

27. Anak yang baru lahir memiliki berat sekitar 1,7-1,9 kg. Anak yang baru lahir memiliki kerutan di telinganya, setelah dua minggu, lipatan kulit menghilang. Lalu 3 minggu kemudian, anak aardvark mampu menegakkan telinganya. Serta dapat menggali sarangnya sendiri setelah usia 6 bulan.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »