Manfaat Teori Evolusi Dalam Kehidupan Sehari-hari

Manfaat teori evolusi dalam kehidupan sehari-hari

Apasih manfaat teori evolusi dalam kehidupan sehari-hari? bukankah teori ini hanya sekedar teori, bukan praktek. Jadi tidak ada gunanya mempelajari teori evolusi, atau bahkan menerima teori tersebut. Lebih baik kita mempelajari apa yang nanti berguna bagi masa depan kita?

Iya, kita harus mempelajari sesuatu yang berguna bagi kita. Kebetulan teori evolusi adalah sesuatu yang berguna (bagi saya, dan bagi Anda). Apasih gunanya? Ini yang akan kita bahas. Silahkan baca, mulai dari poin-poin berikut. Jika Anda merasa keberatan atau ragu, silahkan kirim argumen/pendapat Anda di komentar.

1. Sebagai suatu penjelasan

Hal pertama yang harus Anda tahu dari teori evolusi adalah posisi teori ini dalam sains. Teori evolusi adalah suatu penjelasan mengenai keanekaragaman makhluk hidup, jika Anda ingin tahu kenapa anjing cihuahua, anjing pitbull, anjing bulldog memiliki morfologi (bentuk tubuh) yang sangat berbeda, namun masih satu subspesies (Canis lupus familiaris dan masih satu spesies dengan serigala. Maka teori evolusi bisa digunakan sebagai penjelasan. Bahkan tidak hanya tentang anjing, kita bisa menggunakan teori evolusi untuk menjelaskan berbagai hal tentang makhluk hidup (termasuk Anda sendiri).

2. Sebagai alasan untuk (setidaknya) menghormati makhluk hidup lain

Jika Anda tahu bahwa kita, simpanse, padi, dan bakteri memiliki nenek moyang bersama (LUCA, Apa itu LUCA?), maka kita akan (setidaknya) berusaha untuk menghormati makhluk hidup lain, bukan berarti setelah mempelajari teori evolusi, Anda harus tidak makan apapun, namun Anda harus menyadari bahwa untuk hidup kita harus memakan makhluk hidup lain. Nah, Anda harus sadar bahwa yang kita makan ini memiliki moyang yang sama dengan kita. Jadi, kita tidak lagi memandang rendah babi, kambing, sapi yang nanti akan kita makan. Mereka hidup itu bukan untuk Anda, tapi Anda bisa memanfaatkan hidup mereka untuk hidup Anda.

3. Sebagai pengetahuan untuk memahami apa yang ada dan yang tidak

Jika Anda sudah tahu mekanisme evolusi, sejarah evolusi kehidupan di bumi, dan tentu saja, makhluk hidup di bumi ini. Pasti Anda akan mulai terbiasa dengan mana hewan-hewan yang logis dan mana hewan-hewan yang mustahil ada. Semisal hewan pegasus, jika Anda tahu bahwa semua hewan tetrapoda pasti memiliki 4 tungkai, dan jika Anda tahu bahwa hewan mamalia dan burung memiliki perbedaan berupa bulu dan rambut (bulu hanya ada pada burung, dan rambut hanya ada pada mamalia). Pasti Anda langsung bisa menyimpulkan bahwa hewan semacam pegasus ini tidak ada (hanya sekedar imajinasi manusia). Jika Anda bisa dengan mudah membedakan mitos dan kenyataan, maka hidup Anda bisa lebih bermanfaat.

4. Sebagai pengetahuan untuk mempertanyakan kembali pemahaman-pemahaman kita

Jika Anda dan kambing berkerabat. Maka, apakah membunuh kambing merupakan tindak kejahatan, karena membunuh kerabat sendiri merupakan kejahatan. Namun sesuatu seperti hukum itu kita buat untuk keamanan kita (manusia) bersama, bukan untuk kambing, jadi bukan masalah. Hal yang menggemberikan adalah banyak hewan yang sekarang dilindungi hukum, dan Anda harus menaati aturan ini, ini juga demi kebaikan bersama (entah untuk hewan itu sendiri dan pengetahuan kita di masa depan). Selain itu, Anda juga akan tahu bahwa konsep-konsep yang sudah kita pelajari tentang kebaikan, keadilan dan lain sebagainya memiliki dasar yang menguntungkan bagi kita (manusia). Padahal, di alam liar, kebaikan hanya efek samping dari perjuangan untuk hidup yang berdarah-darah.

5. Sebagai pengetahuan untuk mengetahui siapa kita

Siapakah Anda? Anda adalah salah satu kera dari 8 spesies kera besar. Ya, itulah Anda. Hal ini memang terkesan mengejek (karena pemahaman awal kita, menganggap bahwa hewan lebih rendah dari kita) padahal semua itu hanya perasaan subyektif manusia sendiri. Memang, ada hal yang spesial dari manusia, yaitu kecerdasan dan bipedalisme. Jika Anda ingin tahu rasanya jadi kucing, mungkin Anda bisa bayangkan saat Anda masih umur 1 tahun. Tapi, pada akhirnya mungkin Anda akan mendefinisikan diri Anda sendiri menjadi sesuatu yang menyenangkan. (ingat, sesuatu yang menyenangkan bukan berarti benar). Baca: Posisi Manusia Dalam Taksonomi.

6. Sebagai alasan untuk mencintai anak kita dan keluarga kita

Jika Anda baca bukunya Richard Dawkins, yaitu Selfish Gen, mungkin cara pandang Anda ke keluarga yang sekarang akan berbeda setelah Anda baca. Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa semua makhluk hidup memiliki tujuan yang sama yaitu bereproduksi (dalam buku tersebut, gen memiliki tujuan untuk bereplikasi sebanyak-banyaknya untuk tetap eksis). Jadi, Anda harus menyayangi keluarga Anda dan anak-anak Anda, itu semua demi keuntungan Anda sendiri (jauh lebih menguntungkan daripada uang).

Sebenarnya masih ada banyak, dan itu semua juga kembali kepada Anda.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »