Alasan Yang Kuat Kenapa Kita Harus Memahami Evolusi

Alasan yang kuat kenapa kita harus memahami evolusi

Sebagian besar orang awam pasti akan memandang sebelah mata atau tidak begitu peduli terhadap hal-hal seperti teori evolusi, atau teori-teori ilmiah lainnya. Mungkin kebanyakan orang akan berpikir seperti ini:

"Akal manusia itu terbatas, buat apa memikirkan hal-hal yang di luar akal manusia. Lebih baik jalani hidup ini dengan bahagia".
Iya, memang benar jika akal kita itu terbatas, kita tidak bisa mempelajari apapun dan ahli di bidang apapun karena otak kita terbatas dan umur kita juga terbatas. Tapi, jika dilihat dari sudut pandang manusia (sebagai spesies), jelas berbeda. Kenapa berbeda? Ya, dengan 7 miliar manusia lebih, kita bisa mempelajari sesuatu, kita bisa membuktikan sesuatu, lalu dari sesuatu/produk yang sudah dipelajari dan dibuktikan ini (teori evolusi) dipelajari dan dikembangkan oleh generasi berikutnya.

Itulah sebabnya pencetus pertama teori evolusi (Charles Darwin) tidak mengetahui mengenai mekanisme mutasi dan pewarisan sifat. Setelah Charles Darwin, ada ilmuwan-ilmuwan di generasi selanjutnya yang mengembangkan sesuatu yang lebih baru dan memperbaiki teori Darwin. Misalnya, Dobzanky, dan yang sekarang terkenal adalah Richard Dawkins, dengan berbagai pandangan-pandangan menariknya tentang evolusi.

"Such is the privilege of living after Newton, Darwin, Einstein, Planck, Watson, Crick and their colleagues." - Richard Dawkins.

Seperti kutipan dari Richard Dawkins, kita punya hak istimewa karena lahir sesudah mereka lahir. Kita bisa mendapatkan pengetahuan dari mereka, dan pengetahuan yang belum mereka miliki. Kita bisa tahu mengenai alam semesta jauh dari apa yang para pendahulu kita ketahui.

Jadi, kenapa masih ada yang meragukan evolusi? Evolusi adalah fakta, sama halnya fakta bahwa bumi mengelilingi matahari. Tapi, bukan berarti orang yang tidak memahami evolusi itu bodoh, orang tercerdas sekalipun tidak akan tahu tentang evolusi kalau tidak mempelajarinya.

Jadi, adakah alasan yang kuat kenapa kita harus repot-repot mempelajari teori evolusi? Ada, dan inilah alasannya:

1. Teori Evolusi Merupakan Satu-satunya Penjelasan Tentang Keanekaragaman Makhluk Hidup
Baca juga: Manfaat Teori Evolusi Dalam Kehidupan Sehari-hari
Teori evolusi menjelaskan bagaimana keanekaragaman makhluk hidup di bumi bisa muncul melalui proses alami. Kenapa ada banyak spesies? Kenapa ada variasi dalam suatu spesies? Kenapa ada kemiripan antar spesies? dan kenapa spesies memiliki persebaran geografis yang tidak bisa dijelaskan dengan adaptasi lokal? Tentu saja, semua pertanyaan-pertanyaan seperti itu bisa dijelaskan dengan teori evolusi. Bahkan semua makhluk hidup (dan virus) yang kita ketahui, semuanya mengalami proses evolusi. Proses ini juga berlaku pada spesies manusia, termasuk Anda.

Dengan memahami evolusi, Anda bisa mengetahui lebih dalam tentang diri Anda sendiri dan makhluk hidup di sekitar Anda. Anda bisa mengetahui berbagai hal yang berkaitan tentang makhluk hidup.

2. Banyak Yang Mempelajari Teori Evolusi
Meski alasan ini memang terlihat kurang meyakinkan, karena sesuatu yang dipelajari oleh banyak orang itu belum tentu berguna. Namun hal ini berbeda dengan teori evolusi, jika dianalogikan maka mempelajari evolusi itu sama seperti mempunyai teknologi yang lebih modern, jika orang lain mempunyai teknologi yang lebih modern, tentu kita harus bisa mengimbanginya. Bayangkan, anak yang terlahir dari orang tua yang sudah paham evolusi, pasti akan mengajari anaknya hal-hal yang seharusnya dipelajari dan berguna bagi hidup anak tersebut.

Terus bagaimana kita mempelajari teori evolusi, sedangkan kita bukan orang yang berkecimpung di bidang biologi? Ada banyak, baik di Wikipedia maupun situs Understanding Evolution.

3. Teori Evolusi Membuat Kita Makin Sayang Terhadap Anak Kita
Ya, jika Anda paham mekanisme evolusi, pasti Anda akan sadar bahwa keturunan (anak) merupakan faktor terpenting dalam evolusi. Jika suatu spesies tidak memiliki keturunan, pasti akan berujung punah. Begitupula dengan Anda, kalau Anda tidak memiliki anak, maka garis keturunan Anda akan punah. Terus, kalau tidak punya anak? Maka satu-satunya jalan yang logis (dari sudut pandang evolusi) yaitu dengan ikut berpartisipasi dalam merawat anak-anak dari saudara kandung kita. Hal ini juga dilakukan oleh serangga-serangga eusosial seperti lebah, serangga yang mandul akan merawat anak-anak dari serangga yang bereproduksi. Mengenai hal ini mungkin akan dibahas dalam artikel yang lain.

Dari sudut pandang evolusi, anak itu penting, bahkan semua hewan pasti memiliki naluri untuk melindungi anaknya. Terus bagaimana dengan makhluk hidup yang memakan anaknya sendiri? Ya, otomatis punah. Sifat kanibal terhadap anak (yang cacat) memang sering terjadi, misalnya hamster, dan itu tidak membuatnya punah (kecuali kalau semua hamster memakan semua anaknya).

4. Teori Evolusi Didasarkan Pada Bukti
Hal yang paling menarik dari teori evolusi adalah bahwa teori ini didasarkan pada bukti (semua teori ilmiah memang didasarkan pada bukti). Memang tidak ada bagus-bagusnya jika kita mengetahui bahwa kita berkerabat dengan simpanse, tapi ada satu hal yang pasti, yaitu bahwa hal ini benar.

Poin-poin yang lain, yang tidak saya sertakan di atas mungkin akan dibahas lebih lanjut dalam artikel lain di blog ini (aminoku.com).

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »