Bukti Manusia Bukan Keturunan Monyet

Bukti Manusia Bukan Keturunan Monyet

Pernah membaca artikel tentang evolusi yang menyatakan bahwa manusia adalah keturunan monyet? Jika pernah, kemungkinan artikel tersebut adalah artikel bantahan untuk teori evolusi. Di paragraf awal, kemungkinan artikel tersebut membahas tentang bagaimana monyet berubah (secara ajaib) menjadi manusia, dan di akhir artikel berisi tentang kemustahilan dari teori evolusi. Artikel tersebut mungkin juga ditambahkan berbagai argumen-argumen untuk membantah teori evolusi.

Namun apakah isi dari artikel tersebut benar, apakah benar bahwa manusia bukan keturunan monyet? Iya, artikel tersebut benar, manusia bukan keturunan dari monyet. Monyet juga bukan keturunan dari manusia.

Terus, apa alasannya jika manusia bukan keturunan dari monyet?

Memahami Perbedaan Antara Monyet dan Manusia

Untuk memahami hubungan di antara keduanya, Anda harus terlebih dahulu paham tentang monyet dan juga tentang manusia. Apa itu monyet dan apa itu manusia, karena kebanyakan orang yang mengatakan bahwa manusia adalah keturunan monyet biasanya adalah orang yang kurang paham tentang taksonomi, atau kurang paham terhadap teori evolusi.

Istilah "monyet/monkey" sebenarnya mengacu pada 200 lebih primata berekor (selain lemur, dan tarsius). Contohnya, monyet rhesus, monyet pemakan kepiting, monyet kapuchin, monyet tupai, dan monyet babun. Atau kalau dipersingkat, ada dua kelompok besar, yaitu monyet dunia lama (monyet yang tinggal di Asia, Eropa, dan Afrika) dan monyet dunia baru (monyet yang tinggal di benua Amerika). Yang perlu ditekankan adalah bahwa semua monyet pasti memiliki ekor yang panjang atau sedikit pendek.

Apakah manusia adalah monyet? Tentu bukan, karena manusia tidak memiliki ekor (meski punya tulang ekor) dan istilah monyet hanya mengacu pada 200 lebih hewan primata berekor (tanpa lemur dan tarsius). Lalu apa hubungannya manusia dengan monyet? Silahkan lihat perbandingan taksonomi di bawah ini.

ManusiaMonyet Rhesus
Kingdom Animalia Animalia
Filum Chordata Chordata
Kelas Mamalia Mamalia
Ordo Primata Primata
Familia Hominidae Cercopithecidae
Genus Homo Macaca
Spesies H. sapiens M. mulatta

Tabel di atas menunjukkan perbandingan taksonomi manusia dan monyet rhesus. Pada bagian ordo, keduanya diklasifikasikan kedalam ordo primata. Tapi, kenapa? Kenapa manusia diklasifikasikan kedalam ordo primata? Karena manusia memiliki karakteristik sebagai primata. Apa saja karakteristik primata?

  • Memiliki jempol
  • Memiliki kecerdasan yang relatif tinggi dibandingkan dengan hewan mamalia lain
  • Memiliki gigi geraham dan gigi taring khas primata, dst.

Manusia adalah hewan primata, sama seperti monyet rhesus, tapi manusia bukan monyet. Tidak semua hewan primata adalah monyet.

Memahami Perbedaan Antara Kera dan Monyet

Biasanya orang awam akan berpikir bahwa kera dan monyet merupakan hewan yang sama. Padahal kedua istilah tersebut mengacu pada dua kelompok hewan yang berbeda. Yang pertama, istilah "kera/apes" mengacu pada kelompok hewan primata yang tidak memiliki ekor. Kalau dalam taksonomi, istilah ini mengacu pada superfamili hominoidea. Contoh hewannya adalah simpanse, manusia, siamang, dan gorila. Yang kedua, istilah "monyet/monkey" mengacu pada dua kelompok besar, seperti yang sudah saya jelaskan di atas, yaitu monyet dunia baru dan monyet dunia lama. Monyet yang biasanya kita lihat di pertunjukkan itu monyet dunia lama (monyet pemakan kepiting) dan contoh dari monyet dunia baru adalah monyet kapuchin.

Lalu, manusia itu masuk kelompok yang mana? Jawabannya adalah hominoidea atau nama umumnya adalah kera. Manusia adalah kera, sama seperti simpanse, gorila, dan orangutan.

Baca Juga: Posisi Manusia Dalam Taksonomi
Antara Kerabat dan Moyang

Monyet itu bukan moyang manusia. Moyang bersama manusia dan monyet itu merujuk ke primata purba (meski memang benar jika primata purba ini memiliki ekor, tapi bukan monyet yang ada sekarang), contohnya: Darwinius masillae. Sedangkan monyet yang hidup sekarang ini (sekitar 200 lebih spesies) adalah kerabat manusia. Mereka juga mengalami evolusi dari moyang bersama kita dan monyet.

Yang membedakan garis keturunan monyet dengan garis keturunan kera (kita disini) adalah garis keturunan monyet masih mewarisi karakteristik ekor panjang dari moyangnya (beberapa jenis monyet memiliki ekor pendek). Sedangkan garis keturunan kera sudah kehilangan ekor panjangnya.

Lihat saja owa, siamang, simpanse, dan orangutan. Semuanya tidak memiliki ekor, sama seperti Anda.

Referensi:

  • https://en.wikipedia.org/wiki/Ape
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Monkey
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Human
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Chimpanzee

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »